Aceh Singkil kompas1.id –
17 Mei 2026 Perusahaan perkebunan PT Socfindo bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Singkil melakukan perbaikan jalan menuju UPTD SPF SMP Negeri 4 Gunung Meriah di Desa Sisulusan yang selama ini mengalami kerusakan parah.
Perbaikan fasilitas masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) tersebut mulai dikerjakan pada Minggu (17/5/2026).
Saat dikonfirmasi secara terpisah, pengurus PT Socfindo Kebun Lae Butar, Erik Obaza Barus, membenarkan adanya penyaluran bantuan CSR untuk memperbaiki akses jalan tersebut berdasarkan usulan dari Kepala Dinas Perhubungan Aceh Singkil.
Erik menegaskan bahwa kontribusi perusahaan merupakan bentuk nyata tanggung jawab sosial dalam mendukung fasilitas umum di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Socfindo Kerahkan 8 Truk Timbun Jalan Menuju SMP Negeri 4 Gunung Meriah
Menurutnya, akses jalan yang layak sangat penting untuk menunjang aktivitas masyarakat, terutama para pelajar yang setiap hari melintasi jalur tersebut menuju sekolah.
“Hal ini sudah menjadi tanggung jawab sosial perusahaan untuk membantu agar mobilitas warga dapat terbantu, khususnya para pelajar yang akan berangkat ke sekolah,” Ujar Erik.
Selalui sinergi antara perusahaan dan pemerintah daerah ini, hambatan transportasi yang selama ini dikeluhkan warga mulai teratasi.
Perbaikan jalan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi para siswa serta masyarakat yang menggunakan akses tersebut setiap hari.
Kepala Dinas Perhubungan Aceh Singkil, Sam’un, menjelaskan bahwa langkah perbaikan dilakukan karena kondisi jalan berlubang telah lama menyulitkan mobilitas warga.
“Dengan kondisi jalan berlubang yang menyulitkan mobilitas warga, khususnya pelajar, saya berinisiatif menggandeng PT Socfindo untuk melakukan penimbunan,” kata Sam’un saat bertemu langsung pekerjaan di lapangan.
Dalam proses penanganan jalan tersebut, pihak perusahaan mengerahkan delapan unit truk untuk mengangkut material timbunan ke lokasi.
Selain itu, pengerjaan juga didukung fasilitas operasional perusahaan guna mempercepat pemulihan akses jalan.
”Ada sekitar delapan unit truk yang langsung diterjunkan di lokasi. Untuk tahap penyelesaian atau finishing, pihak perusahaan menjadwalkan satu unit alat berat grader untuk meratakan material timbunan pada sore hari ini,” lanjut Sam’un.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha ini diharapkan menjadi contoh sinergi positif dalam meningkatkan infrastruktur publik, khususnya akses pendidikan bagi masyarakat di Kabupaten Aceh Singkil.
Reporter Sabri














