Dinilai Peduli Dengan MLT, Pemdes Soahukum Berikan Apresiasi Positif Terhadap “Haji Romo Nitiyudo Wachjo”

- Penulis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
HALMAHERA UTARA, 9 Mei 2026 — Kepala Desa Soahukum, Remer Hein Sinyiang, memberikan apresiasi tinggi kepada Presiden Direktur PT Nusa Halmahera Mineral (NHM), Haji Romo Nitiyudo Wachjo. Penghargaan tersebut diberikan atas ketulusan dan dukungan beliau dalam mendorong pengembangan ekonomi masyarakat lingkar tambang (MLT).

Menurut Remer yang akrab disapa Om Kumis, niat baik Haji Romo Nitiyudo Wachjo dan PT Nusa Halmahera Mineral perlu didukung oleh seluruh lapisan masyarakat. Upaya ini dinilai sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan melalui pengembangan berbagai sektor, mulai dari perikanan modern, pertanian, pelestarian adat istiadat, hingga sektor unggulan lainnya.

“Jadi luar biasa Ayahanda Haji Romo Nitiyudo Wachjo, atas support dan dukungan untuk bagaimana beliau berkeinginan memajukan taraf hidup ekonomi masyarakat lingkar tambang,” ungkap Remer kepada awak media, Sabtu (9/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai wujud nyata dari dukungan tersebut, Remer Hein mengungkapkan bahwa Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Soahukum telah resmi membuka “Sadakah Farm Satu Dalam Kasih”.

Baca Juga:  TNI Gunakan Trolli Gantung bawa Material Jembatan Perintis Garuda di Abung Pekurun

Lokasi ini difungsikan sebagai sekolah lapang atau pusat pelatihan budidaya ikan air tawar modern, khususnya budidaya ikan nila, yang terbuka untuk umum.

“Pembukaan tempat pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan sistem ekonomi masyarakat desa. Selain itu, tempat ini juga terbuka bagi pemerintah desa dan masyarakat umum untuk mempelajari pengembangan ilmu usaha di sektor perikanan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Remer mengajak seluruh kepala desa, khususnya di wilayah Kecamatan Kao Barat, untuk bersama-sama memanfaatkan fasilitas yang ada. Hal ini dilakukan agar setiap desa dapat membangun wilayahnya berdasarkan potensi unggulan yang dimiliki masing-masing.

“Pemerintah desa juga bisa ikut pelatihan bagaimana mengembangkan potensi-potensi yang sesuai dengan kondisi di desa masing-masing, “tutup Remer.

(Noval/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Gerakan Kecil Dengan Harapan Besar Untuk Masyarakat Aceh Singkil
Kunjungan Kerja Anggota DPD RI Amaliah Sobli, Serap Aspirasi Warga Desa Rantau Panjang
VS Aesthetic Clinic: Dedikasi Kecantikan dengan Sentuhan Hati dan Profesionalisme Tanpa Batas
Mantan Menteri Ristek Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Pengadaan Chromebook
Gagalkan Penyelundupan Narkoba Lewat Modus Pelemparan, 2 Petugas Diganjar Piagam Penghargaan
Ngahiji Dina Napas, Raga-Rasa-Jiwa: Seni Pernapasan Usik Budi Bawana Tekankan Harmoni Fisik dan Spiritual
Dedi Mulyadi Lontarkan Peringatan Keras: Pengawasan Dana Desa Makin Ketat, Penyimpangan Tak Akan Dibiarkan
Sentra Abiyoso dan Dinsos Gelar Sunatan Massal Gratis untuk Anak Kurang Mampu
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:06 WIB

‎Gerakan Kecil Dengan Harapan Besar Untuk Masyarakat Aceh Singkil

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:02 WIB

Kunjungan Kerja Anggota DPD RI Amaliah Sobli, Serap Aspirasi Warga Desa Rantau Panjang

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:15 WIB

VS Aesthetic Clinic: Dedikasi Kecantikan dengan Sentuhan Hati dan Profesionalisme Tanpa Batas

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:31 WIB

Mantan Menteri Ristek Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Pengadaan Chromebook

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WIB

Gagalkan Penyelundupan Narkoba Lewat Modus Pelemparan, 2 Petugas Diganjar Piagam Penghargaan

Berita Terbaru