Pendidikan Nonformal Turut Maknai Hardiknas 2026, SKB Kota Pekalongan Gelar Upacara Hingga Lomba Edukatif

Berita, Pendidikan306 Dilihat

KOMPAS1.ID
Kota Pekalongan – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 tidak hanya dimaknai oleh pendidikan formal, tetapi juga oleh satuan pendidikan nonformal. Hal ini terlihat dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Pekalongan melalui upacara bersama dan berbagai lomba edukatif yang melibatkan seluruh warga belajar.

Kepala SKB Kota Pekalongan, Lisa Anggraeni menuturkan bahwa peringatan Hardiknas menjadi momentum penting bagi pendidikan nonformal untuk menunjukkan perannya dalam memberikan layanan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat.

banner 336x280

“Pendidikan nonformal juga memiliki peran strategis dalam memaknai Hari Pendidikan Nasional. Melalui SKB, kami menghadirkan layanan pendidikan yang menjangkau semua kalangan, termasuk yang tidak terlayani di jalur formal,” tuturnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan upacara peringatan Hardiknas yang berlangsung khidmat dan diikuti oleh warga belajar dari berbagai program, pendidik, serta tenaga kependidikan. Upacara ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kota Pekalongan.

Usai upacara, ia menjelaskan bahwa kegiatan dilanjutkan dengan berbagai lomba sesuai jenjang peserta didik, untuk mengasah kemandirian dan kreativitas.

Pada jenjang PAUD, digelar lomba bina diri berupa praktik memakai pakaian dan sepatu secara mandiri. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran dasar untuk membentuk kemandirian anak sejak usia dini.

Untuk peserta didik Paket A Inklusi, lomba difokuskan pada kemampuan memakai pakaian dan kaos tanpa bantuan orang tua. Kegiatan ini menjadi upaya untuk memberikan penguatan keterampilan hidup sesuai kebutuhan peserta didik.

Sementara itu, peserta didik Paket A, Paket B, dan Paket C reguler mengikuti lomba desain grafis menggunakan aplikasi Canva dengan tema Hardiknas 2026. Lomba ini menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas sekaligus meningkatkan literasi digital peserta didik di era teknologi.

Lisa menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan Hardiknas, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran yang kontekstual dan menyenangkan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan bahwa pendidikan nonformal hadir sebagai pelengkap sekaligus penguat pendidikan formal, dengan menekankan pada kemandirian, keterampilan, dan kreativitas peserta didik,” tambahnya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Dukungan dari pendidik dan orang tua memperkuat peringatan Hardiknas tahun ini.

Jurnalis Mulyoko

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *