Pelatihan Cegah Tangkal Radikalisme Terorisme dan Intoleransi

- Penulis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 01:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Bandung,KOMPAS1.id
Pelatihan cegah tangkal Radikalisme, Terorisme dan Intoleransi bagi Kader Dai Kamtibmas dan peduli Dhuafa 2025, digelar di Gedung Ormas Islam Soreang, Sabtu ( 30/8/25 ).

Narasumber dari kegiatan tersebut menghadirkan , Densus 88 Polda Jawa Barat, Satgas Biro Jawa Barat, Polresta Bandung dan Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bandung.

Dipaparkan Ketua Dai Kamtibmas Kabupaten Bandung KH. Drs. Atus Ludin Mubarock , M.sy, melalui Ketua Panitia pelatihan sekaligus Bendaraha Kepengurusan Da’i Kamtibmas Polresta Bandung , Junjun Kurnia bahwa digelarnya pelatihan cegah tangkal Radikalisme, Terorisme dan Intoleransi untuk para pengurus Da’i Polresta Bandung yang diselenggarakan tahun 2025 dengan jumlah peserta dari setiap polsek menghadirkan 3 orang kepengurusan Da’i ditambah dengan Da’i Polresta Bandung dengan jumlah yang hadir 150 peserta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tujuan digelar pelatihan ini salah satunya untuk menanamkan kepada para Da’i agar menjadi ujung tombak diwilayah masing- masing ataupun di masyarakat, bahwa bahaya tentang ketiga hal tersebut yaitu, Radikalisme , Terorisme dan Inteloransi itu ada.

Baca Juga:  Babinsa Koramil 412-08/ABT Turun ke Sekolah, Bekali Siswa SDN 03 Karya Sakti Bahaya Narkoba dan Kenakalan Anak

Dan bagaimana cara pencegahannya ? Seperti apa yang disampaikan oleh narasumber dan para ahli terhadap para peserta tadi, ” Jelasnya

Diharapkan para Da’i memahami dan juga untuk menjadi influencer bahwa apa disampaikan ke masyarakatnya atau ke jamaahnya tentang bahaya ketiga hal tersebut.

Kami berharap mudah-mudahan ada upaya pencegahan deteksi dini dan ada informasi yang bisa disampaikan kepada jemaah yang mereka pimpin supaya tidak terjadi hal- hal yang tidak diinginkan diwilayahnya terutama di Kabupaten Bandung

” Salah satu poin yang disampaikan oleh narasumber dari Kesbangpol adalah terkait dengan bahaya dari ketiga hal tersebut, kemudian dari Densus 88 yaitu bagaimana cara pencegahan secara deteksi dini, dan dari Polresta Bandung terkait dengan payung hukum bagaimana untuk pencegahan dengan undang – undang dan peraturan yang berlaku, ” Pungkas Junjun.

Dhany

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KEGIATAN TERAKHIR PENUH MAKNA, Momen Manasik Haji Jadi Kenangan Indah Jelang Wisuda Anak-Anak
Babinsa Koramil 412-08/ABT Turun ke Sekolah, Bekali Siswa SDN 03 Karya Sakti Bahaya Narkoba dan Kenakalan Anak
Disdik Aceh Singkil Usulkan 1.483 Siswa Yatim/Piatu Penerima Bantuan Pendidikan Tahun 2026
Disambut Hangat Polisi, Anak-anak PAUD Ceria Antusias Kunjungi Polsek Doro
175 Ribu KDM Minta Tepat sasaran bagi para Penerima KIP
‎Kwarcab Aceh Singkil Kukuhkan Gudep STAISAR sebagai Kawah Candradimuka Pemimpin Masa Depan
Kepsek Marah !!! Diduga SMAN 1 Tanjung Raja lakukan Pungli 170 Ribu
Pendidikan Nonformal Turut Maknai Hardiknas 2026, SKB Kota Pekalongan Gelar Upacara Hingga Lomba Edukatif
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:38 WIB

KEGIATAN TERAKHIR PENUH MAKNA, Momen Manasik Haji Jadi Kenangan Indah Jelang Wisuda Anak-Anak

Senin, 11 Mei 2026 - 06:24 WIB

Babinsa Koramil 412-08/ABT Turun ke Sekolah, Bekali Siswa SDN 03 Karya Sakti Bahaya Narkoba dan Kenakalan Anak

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:12 WIB

Disdik Aceh Singkil Usulkan 1.483 Siswa Yatim/Piatu Penerima Bantuan Pendidikan Tahun 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:40 WIB

Disambut Hangat Polisi, Anak-anak PAUD Ceria Antusias Kunjungi Polsek Doro

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:39 WIB

175 Ribu KDM Minta Tepat sasaran bagi para Penerima KIP

Berita Terbaru