BANDUNG KOMPAS1 .ID
Tanggapan KDM (Dedi Mulyadi)
Disampaikan lewat akun media sosialnya pada 26 April 2026: Ia mengucapkan terima kasih dan menganggapnya sebagai pengingat baik, bukan penghinaan
Memahami maksudnya: supaya Persib tetap profesional dan tidak tercampur urusan politik
Menjelaskan bonus Rp1 miliar per laga tandang itu murni inisiatif pribadi Menteri Maruarar Sirait, bukan uang pemerintah
Berjanji akan menghormati keinginan suporter dan mendukung Persib dengan cara yang tidak mengganggu tim maupun kompetisi
Tanggapan dari kalangan Bobotoh
Menyatakan spanduk muncul dari keresahan: ada anggapan KDM terlalu sering membawa-bawa Persib dan dinilai berpotensi memanfaatkannya untuk kepentingan politik atau pencitraan
Tidak menolak dukungan, tapi menginginkan batas yang jelas antara dukungan pribadi dan ranah olahraga agar tim tetap berjalan secara profesional
Sebagian juga menyampaikan ini bentuk cinta mereka pada Persib, supaya klub tetap bersih dari kepentingan luar
Tanggapan dari pengurus Persib
Belum ada pernyataan resmi secara tertulis, namun perwakilan manajemen menyatakan menghormati berbagai ekspresi suporter, dan memastikan operasional serta jalannya tim tetap berjalan sesuai aturan kompetisi, serta tidak akan terlibat dalam kontroversi yang ada.
Tanggapan publik & pengamat
Sebagian memuji sikap KDM yang merespons dengan kepala dingin dan tidak tersinggung
Sebagian lain melihatnya sebagai bentuk kebebasan berekspresi suporter, sekaligus pengingat bagi tokoh publik untuk menjaga jarak agar olahraga tidak dicampur politik
Ada juga yang menilai pesan itu keras tapi menyampaikan pesan penting soal kemandirian klub *** Red










