Perbaikan Lantai Jembatan Ketungau 1 Dimulai, Bawa Harapan Baru bagi Masyarakat

Berita317 Dilihat

KOMPAS1.ID
Sungai Pisau, 24 April 2026 Pekerjaan perbaikan lantai Jembatan Ketungau 1 yang terletak di ruas strategis Jalan Paralel Perbatasan Desa Sungai Pisau, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, akhirnya dimulai. Proyek ini telah lama dinantikan dan disambut dengan rasa syukur oleh masyarakat, karena jembatan tersebut merupakan akses utama dan urat nadi kehidupan di wilayah pedalaman dan perbatasan.

Selama ini, jembatan menjadi jalur penghubung antar desa, serta sarana penting untuk mengangkut hasil pertanian dan kebun—terutama buah sawit—menuju tempat pengolahan, selain untuk mendistribusikan kebutuhan pokok, bahan bangunan, dan barang dagangan. Sebelumnya, kondisinya sudah rusak parah, dengan bagian-bagian yang lapuk dan hanya diperbaiki secara darurat, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan pengguna jalan.

banner 336x280

Tak Rangking Dunda Senaning, tokoh masyarakat setempat, menyampaikan apresiasi yang tinggi. Menurutnya, kelancaran akses ini berdampak langsung pada berbagai aspek kehidupan: kegiatan ekonomi, keberangkatan anak ke sekolah, akses pelayanan kesehatan, dan ketersediaan kebutuhan sehari-hari.

Pekerjaan ini dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, serta mendapat dukungan dari PT PLJ sebagai wujud kepedulian terhadap kondisi wilayah sekitar. Pada tahap awal, akan dilakukan pengecoran sepanjang 10 meter di bagian yang paling rusak. Untuk menjamin kualitas hasil pekerjaan, akan ada penutupan akses sementara:

– Waktu: Minggu, 26 April 2026, pukul 06.30 hingga 20.00 WIB
– Yang dilarang melintas: Kendaraan roda empat, roda enam, dan yang lebih besar—kecuali kendaraan darurat seperti ambulans
– Yang tetap dapat melintas: Kendaraan roda dua, dengan tetap mengikuti arahan petugas

Masyarakat diimbau memahami kebijakan ini dan menyebarluaskan informasinya. Warga berharap pekerjaan berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan menghasilkan bangunan yang kokoh serta aman. Perbaikan ini dipandang bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga bukti perhatian terhadap kebutuhan masyarakat di daerah perbatasan.

Reporter: Didy / Kompas1 ID

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *