Dua Remaja Tenggelam di Sungai Cisanggarung, Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian

- Penulis

Kamis, 23 April 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuningan/Cirebon Kompas1.id
– Dua orang remaja pelajar SMP dilaporkan tenggelam dan hilang terseret arus di aliran Sungai Cisanggarung, wilayah perbatasan Kabupaten Cirebon dan Kuningan, Rabu (22/4/2026) sore. Hingga Kamis (23/4/2026) siang, kedua korban belum berhasil ditemukan.

Kejadian berlangsung di kawasan Manwunteung, Desa Waled, Kecamatan Waled. Berdasarkan keterangan saksi, insiden bermula saat empat remaja sedang bermain dan mandi di pinggiran sungai yang awalnya terlihat dangkal. Namun, salah satu korban mencoba berenang ke bagian tengah yang ternyata lebih dalam dan memiliki arus kuat.

Korban pertama diduga langsung terseret arus dan tenggelam. Melihat kejadian itu, rekannya berusaha menolong, namun ikut terbawa arus sehingga keduanya hilang dari pandangan. Dua teman lainnya yang berada di tepi sungai panik dan segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang sekitar pukul 16.00 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Identitas Korban

Kedua korban diketahui merupakan siswa kelas 2 SMP PGRI Babakan, yaitu:

– Adit (15 tahun), warga Desa Pakusamben, Kecamatan Babakan
– Dani Hakim, warga Desa Kudumulya, Kecamatan Babakan

Baca Juga:  Aksi Pencurian di Perusahaan Terbongkar, Polisi Tangkap Tiga Pelaku dan Sita Truk Berisi Alumunium

Tantangan Pencarian

Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Polsek Waled, Satpolair, dan warga setempat telah melakukan pencarian secara intensif sejak kejadian. Namun, proses pencarian menghadapi sejumlah kendala, antara lain arus sungai yang masih deras, jarak pandang di bawah air yang nol (gelap total), serta kedalaman yang mencapai 6,5 meter di beberapa titik.

Pada Kamis siang, pencarian sempat dihentikan sementara untuk evaluasi dan istirahat tim, namun direncanakan akan dilanjutkan kembali pukul 13.00 WIB.

Suasana di lokasi kejadian terlihat tegang, terutama di kalangan keluarga korban yang terus menanti dengan cemas. Beberapa kerabat bahkan menginap di tepi sungai sejak menerima kabar buruk tersebut.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat, terutama orang tua, untuk lebih mengawasi anak-anak agar tidak bermain di area sungai yang berbahaya demi mencegah terulangnya kejadian serupa.

Pewarta Joy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Putra Bungsu Bung Karno dan Maestro Seni Indonesia Tutup Usia
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Sabtu, 26 September 2026 - 08:41 WIB

Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan

Berita Terbaru