Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, Menyampaikan Arahannya Pada Pelaksanaan Musrenbang RKPK 2027

Berita253 Dilihat

Aceh Singkil kompas1.id
Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil mengusulkan kepada Menteri Pertanian RI agar Kecamatan Pulau Banyak Barat diprioritaskan sebagai lokasi sentra cetak sawah baru.

‎”Saat kami pertemuan dengan Mentan RI di Jakarta, saya telah memasukkan usulan Pulau Banyak Barat, dikembangkan menjadi sentra pertanian baru guna menyokong ketahanan pangan daerah,” ujar Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon.

‎Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, saat menyampaikan sambutannya pada acara musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) RKPK 2027 di aula Bappeda, Selasa, 21 April 2026.

‎Dikatakan, bahwa sistem kerja pemerintahan Presiden RI sekarang harus diikuti dengan bijak.

‎”Hasil musrenbang saja sekarang tidak cukup menentukan, saat ini siapa yang cepat melobi, dan menyiapkan permohonan cepat dialah yang dapat,” ujarnya.

‎Ia meminta para kepala dinas dari setiap Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) harus proaktif, dan mampu bekerja cepat sesuai tuntutan. “Masukkan saja semua program atau usulan,” katanya tegas.

‎”Untuk apa anda semua digaji pemerintah kalau nggak bisa bekerja untuk daerah dan masyarakat. Kalau memang nggak bisa bekerja aktif lebih baik buat pengunduran diri saja,” katanya geram.

‎Oyon juga meluapkan unek-uneknya terkait dana bantuan banjir bantuan pusat ke Provinsi Aceh, yang mencapai Rp800 milyar.

‎”Berapa dana itu mengalir ke Aceh Singkil? ya nggak ada. Sebab tidak ada perwakilan mengawal di sana, Simeulue saja dapat, mengapa di sini tidak? disini juga terkena banjir,” katanya.

‎Menurutnya, ke depan Aceh Singkil, harus ada utusan keterwakilan untuk mengawal kepastian pembagian kue pembangunan.

‎”Harus ada perwakilan kita di DPRA atau DPR RI kedepan,” ujarnya.
‎Baca Juga:
‎Festival Pulau Banyak di Aceh Singkil Digelar, Ini List Kegiatannya

‎”Harus ada DPR RI kita, kalau nggak ada yang calon biar saya yang calon untuk periode mendatang, sebab saya tidak bisa lagi calon bupati,” ucapnya disambut applause hadirin.

‎Ia juga memerintahkan kadis PUPR agar menyurati kembali gubernur Aceh, terkait pembangunan 2 jembatan bailey dan Aramco yang telah disepakati.

‎Bupati Safriadi Oyon juga menegaskan kepada Pj Sekda Edi Widodo untuk mengevaluasi subsidi APBK terhadap perusahaan air minum daerah.

‎”Selama ini dana milyaran rupiah kita subsidi setiap tahun, evaluasi itu bila perlu naikkan harga air,” perintahnya (SB)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *