LAHAT – KOMPAS1.id || Kondisi memprihatinkan terjadi di kawasan Taman GOR kabupaten Lahat. Selama kurang lebih dua bulan terakhir, tumpukan sampah yang tak kunjung diangkut menimbulkan bau menyengat hingga menyerupai bangkai, mengganggu kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi khususnya para atlet dan Official yang sedang latihan.
Pantauan di lapangan menunjukkan, sampah yang menumpuk di area taman dan sekitar lingkungan GOR tersebut kian menggunung. Selain merusak pemandangan, aroma tak sedap yang ditimbulkan juga dikeluhkan warga, terutama pada siang hari saat cuaca panas.
Ramdan (34) salah satu pengunjung mengaku terganggu dengan kondisi tersebut. Mereka berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar kawasan yang seharusnya menjadi ruang publik dan tempat berolahraga itu kembali bersih dan nyaman.
“Kami mau liburan ke taman depan kantor KONI jadi malas karena sampah menumpuk dan bau bangkai, kiranya pihak terkait dapat segera membersihkan karena taman ini salah satu lokasi favorit untuk bersantai apalagi banyak hiburan bagi anak – anak, ” ujarnya.
Menanggapi hal ini, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) H Dodi Nasoha MM melalui Kabid B3 dan Ruang Terbuka Hijau Kabupaten Lahat H Faizal, MM dikonfirmasi menuturkan, bahwa untuk pengelolaan kebersihan di kawasan KONI, termasuk Taman GOR, bukan menjadi kewenangan DLH.
“Untuk pengelolaan kebersihan di lingkungan KONI Lahat, itu merupakan wewenang dan tanggung jawab Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lahat,” ungkapnya.
Ketua KONI kabupaten Lahat Susiawan Rama mengatakan, untuk kebersihan sebelumnya sudah dilakukan pihak KONI Lahat secara bergotong royong namun hal ini masih mengharapkan adanya perhatian dan kepedulian dari instansi terkait agar lebih optimal mengingat tumpukan sampah yang dibiarkan sudah sangat mengganggu tidak hanya bagi masyarakat yang berkunjung dan berolahraga melainkan para atlet yang hendak latihan.
“Jika tidak segera diatasi, dikhawatirkan kondisi ini tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan bagi warga sekitar, ” pungkasnya.
(man)










