Pemprov Lampung Buka Ruang Kolaborasi, Mahasiswa Didorong Aktif Tentukan Arah Pembangunan

- Penulis

Senin, 6 April 2026 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, – KOMPAS1.id ||  Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk membuka ruang kolaborasi dengan mahasiswa dalam segala aspek pembangunan.

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Stadium General BEM Universitas Lampung (Unila) Periode 2026 yang mengusung tema ‘Mahasiswa sebagai Katalisator Perubahan serta Pusat Gerak Menuju Industri 5.0 dan Indonesia Emas 2045’.

“Pemerintah Provinsi Lampung sangat ingin berkolaborasi. Kalian berhak menentukan Indonesia Emas itu akan jadi seperti apa,” ujar Gubernur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan dirangkaikan dengan pelantikan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Unila Periode 2026, ditandai dengan serah terima jabatan dari Presiden BEM 2025, Muhammad Amar Fauzan, kepada Presiden BEM 2026 terpilih, Aditiya Putra Bayu.

Dalam arahannya, Gubernur menekankan bahwa kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia (SDM), bukan semata kekayaan sumber daya alam. Ia menyebut Provinsi Lampung saat ini tengah memasuki fase bonus demografi, dengan sekitar 71 persen penduduk berada pada usia produktif.

“Semakin tinggi kualitas SDM, semakin cepat peradaban itu maju. Mahasiswa menjadi salah satu kunci utama dalam meningkatkan kualitas SDM tersebut,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia Emas 2045 akan ditentukan oleh generasi muda saat ini. Oleh karena itu, mahasiswa diminta tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut berperan aktif dalam memanfaatkan potensi daerah.

Selain itu, Gubernur menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai social control. Ia mendorong mahasiswa untuk berani bersuara apabila kebijakan pemerintah tidak berpihak kepada rakyat.

Baca Juga:  TMMD ke-127 Kodim 0421/Lampung Selatan Bangun RTLH dan Infrastruktur Warga

“Jika pemerintah tidak berpihak kepada masyarakat, kalian wajib berbicara dan bersuara. Karena kebijakan hari ini menentukan nasib kalian 20 tahun ke depan,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Lampung, Lusmeilia Afriani, menyampaikan bahwa tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini. Ia mengajak mahasiswa untuk aktif berorganisasi secara produktif, mengembangkan potensi diri, serta menjaga nilai etika, integritas, dan kebangsaan.

“Jadikan kampus sebagai ruang pembelajaran ke segala arah dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi global,” ujarnya.

Presiden BEM Unila 2026, Aditiya Putra Bayu, menegaskan bahwa pihaknya akan memposisikan organisasi sebagai mitra kritis pemerintah.

“Kami tidak memposisikan diri sebagai oposisi, tetapi sebagai mitra kritis. Kami siap bersinergi jika kebijakan berpihak kepada rakyat, dan akan mengawal jika sebaliknya,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, yang hadir sebagai keynote speaker, menekankan pentingnya pola pikir kritis dan sistematis bagi mahasiswa sebagai bekal menghadapi kehidupan di luar kampus.

“Modal utama adalah kemampuan berpikir kritis dan mencari akar permasalahan. Tantangan sesungguhnya justru dimulai setelah lulus dari kampus,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah, akademisi, dan mahasiswa dalam mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

 

 

 

Sumber / dok tim.(JMI)

Editor wep / Kompas1.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Resmikan Groundbreaking LNG Abadi Masela, Proyek Rp340 Triliun Penguat Kedaulatan Energi Nasional
Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026
BANDUNG ARTS FESTIVAL 2026 SIAP MEMERIAHKAN KOTA BANDUNG!
Angka Perceraian di Kabupaten Cirebon Naik 13,6 Persen, Ekonomi Masih Pemicu Utama
Sinergi UU Pers dan Nota Kesepahaman Dewan Pers–Polri, Perlindungan Hak Jurnalis 📰
LEMDIKLAT IWUNG PERKUAT KEPEMIMPINAN DAN PENDIDIKAN KARAKTER SANTRI BERSAMA PONDOK PESANTREN AL-IHYA LEMBANG
Manusia Cepat Lupa
Argentina Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026 Setelah Singkirkan Inggris
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 01:13 WIB

Prabowo Resmikan Groundbreaking LNG Abadi Masela, Proyek Rp340 Triliun Penguat Kedaulatan Energi Nasional

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:51 WIB

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:05 WIB

BANDUNG ARTS FESTIVAL 2026 SIAP MEMERIAHKAN KOTA BANDUNG!

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:55 WIB

Angka Perceraian di Kabupaten Cirebon Naik 13,6 Persen, Ekonomi Masih Pemicu Utama

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:40 WIB

LEMDIKLAT IWUNG PERKUAT KEPEMIMPINAN DAN PENDIDIKAN KARAKTER SANTRI BERSAMA PONDOK PESANTREN AL-IHYA LEMBANG

Berita Terbaru

Berita

BANDUNG ARTS FESTIVAL 2026 SIAP MEMERIAHKAN KOTA BANDUNG!

Jumat, 17 Jul 2026 - 00:05 WIB