Shutdown Season Menghantui Kripto: Puluhan Altcoin Tumbang di 2026

- Penulis

Sabtu, 4 April 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPA1.ID
Shutdown Season Menghantui Kripto: Puluhan Altcoin Tumbang di 2026
Pasar kripto kembali diguncang. Memasuki tahun 2026, fenomena yang disebut sebagai “shutdown season” mulai terlihat nyata, dengan puluhan proyek altcoin dilaporkan berhenti beroperasi hingga mengalami kebangkrutan.

Di tengah dominasi Bitcoin yang relatif lebih stabil, banyak proyek altcoin justru berguguran akibat tekanan pasar, model bisnis yang lemah, hingga berkurangnya likuiditas.
Puluhan Proyek Tumbang
Tercatat sedikitnya 36 proyek kripto dari berbagai sektor telah menghentikan layanan atau menuju kebangkrutan. Dari jumlah tersebut, sekitar 24 proyek dilaporkan bangkrut.

Sektor yang paling terdampak antara lain:
DeFi (Decentralized Finance) seperti Alpaca Finance, Balancer Labs, dan Vega Protocol yang mengalami penutupan layanan atau penghentian operasional.
NFT Marketplace termasuk Nifty Gateway dan KnownOrigin yang tak mampu bertahan di tengah penurunan minat pasar NFT.
Tools & Analytics seperti DappRadar dan Yupp AI yang mengalami winddown.
GameFi seperti GensoKishi (GENSO Online) dan Pixiland yang kehilangan basis pengguna
.
Mining Bitcoin, di mana sejumlah perusahaan seperti BitRiver dan NFN8 Group menghadapi proses kebangkrutan.
Selain itu, beberapa proyek besar bahkan memilih pivot ke sektor lain seperti AI dan high-performance computing (HPC), seperti yang dilakukan oleh Bitfarms dan Bitdeer Technologies.

Altcoin “Zombie” Bermunculan
Tak hanya yang tutup total, sejumlah proyek juga disebut sebagai “zombie project”—masih hidup secara teknis namun kehilangan relevansi dan pengguna.
Beberapa di antaranya:
EOS
Boba Network
Kava
Celo
Proyek-proyek ini dinilai stagnan dan berisiko tidak bertahan dalam jangka panjang.
Pola Lama Terulang
Fenomena ini mengingatkan pada siklus kripto sebelumnya, di mana banyak proyek menawarkan imbal hasil tinggi (APR/APY) untuk menarik investor, namun berujung pada masalah likuiditas.
Modus yang kerap terjadi:
Menawarkan APY tinggi dan mengunci dana investor

Mengumumkan “maintenance” berulang
Penarikan dana (withdrawal) menjadi sulit atau bahkan tidak bisa dilakukan
Investor Diminta Waspada
Analis mengingatkan investor agar lebih selektif dalam memilih proyek kripto, terutama di luar aset utama seperti Bitcoin dan Ethereum.
Faktor yang perlu diperhatikan:
Transparansi tim dan roadmap
Model bisnis yang jelas
Likuiditas dan volume perdagangan
Keamanan smart contract

“Shutdown season” menjadi peringatan keras bahwa tidak semua altcoin memiliki fundamental kuat. Di tengah perkembangan industri yang semakin matang, hanya proyek dengan utilitas nyata dan manajemen solid yang berpotensi bertahan.
Investor pun diimbau untuk tidak mudah tergiur iming-iming keuntungan besar tanpa memahami risiko di baliknya.Jurnalis Joepin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kurang dari 12 Jam, Terduga Pembunuh Security PT AKG Sungsang Serahkan Diri ke Polres Way Kanan
Hari Pramuka ke-65, Kang Edo Apresiasi Gerakan KDM Perkuat Kesadaran Masyarakat tentang Bahaya Obat Terlarang
URC RESMOB POLRES TOMOHON INTENSIFKAN PATROLI JAM RAWAN, SASAR TITIK ATM DAN ANTISIPASI SAJAM
Sempat Todongkan Pisau ke Remaja, Pelaku Curas Rp50 Juta di Way Tuba Diringkus Polisi
Menjemput Keberkahan di Hari Agung: Ketulusan Berbagi untuk Sesama
Sambut Hari Pramuka: Memperkuat Peran Pramuka dalam Mencetak Generasi Muda Berkarakter
CEGAH KEJAHATAN, POLSEK MARGAASIH POLRES CIMAHI CEK KOS-KOSAN DI DESA NANJUNG
Fantastis Aggaran Internet kominfo Ogan Ilir Tak Sesuai Sirup
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Kurang dari 12 Jam, Terduga Pembunuh Security PT AKG Sungsang Serahkan Diri ke Polres Way Kanan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Hari Pramuka ke-65, Kang Edo Apresiasi Gerakan KDM Perkuat Kesadaran Masyarakat tentang Bahaya Obat Terlarang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:55 WIB

URC RESMOB POLRES TOMOHON INTENSIFKAN PATROLI JAM RAWAN, SASAR TITIK ATM DAN ANTISIPASI SAJAM

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:02 WIB

Menjemput Keberkahan di Hari Agung: Ketulusan Berbagi untuk Sesama

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:42 WIB

Sambut Hari Pramuka: Memperkuat Peran Pramuka dalam Mencetak Generasi Muda Berkarakter

Berita Terbaru