Sekolah Negeri Terlihat Gelap, Warga Pertanyakan Pengelolaan Penerangan di SDN 06 Seneban

Berita463 Dilihat

SENEBAN Kompas1.id
Kondisi memprihatinkan kembali menjadi sorotan masyarakat di Desa Seneban, Kecamatan Seberuang, Kabupaten Kapuas Hulu. Pada Sabtu, 4 April 2026, warga setempat menyampaikan keluhan terkait kondisi SD Negeri 06 Seneban yang terlihat gelap gulita pada malam hari, meskipun sebenarnya listrik tersedia.

Menurut keterangan warga, permasalahan bukan terletak pada ketiadaan aliran listrik. Sekolah tersebut diketahui sudah teraliri listrik dengan baik. Namun, lampu-lampu di bagian depan dan teras sekolah justru tidak dihidupkan, sehingga lingkungan sekolah tampak gelap, seolah-olah tidak terurus.

banner 336x280

“Listrik ada, tapi lampunya tidak dinyalakan. Di depan dan teras semuanya padam. Ini yang membuat kami heran,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Kondisi ini menimbulkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat. Banyak yang menduga bahwa lampu sengaja dimatikan tanpa alasan yang jelas. Padahal, penerangan di lingkungan sekolah sangat penting, tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk menciptakan kesan bahwa fasilitas pendidikan tersebut benar-benar diperhatikan dan dirawat dengan baik.

Warga menilai, sebagai salah satu sekolah yang dikenal cukup baik dan berkembang di wilayah tersebut, seharusnya SD Negeri 06 Seneban dapat menjadi contoh dalam pengelolaan fasilitas. Minimnya penerangan justru memberikan kesan sebaliknya—kurang perhatian terhadap hal-hal mendasar.
Selain faktor estetika, kondisi gelap juga dikhawatirkan dapat memicu potensi tindakan yang tidak diinginkan, seperti vandalisme atau aktivitas lain yang merugikan.

Lingkungan sekolah yang terang merupakan salah satu bentuk pengawasan tidak langsung serta upaya menjaga aset pendidikan.
Masyarakat berharap pihak sekolah maupun instansi terkait segera memberikan penjelasan dan mengambil langkah nyata untuk mengatasi persoalan ini. Hal sederhana seperti menyalakan lampu penerangan seharusnya tidak menjadi hal yang diabaikan, terlebih di fasilitas publik yang memiliki peran penting dalam dunia pendidikan.

“Harapan kami sederhana, lampu dinyalakan seperti semestinya. Jangan sampai sekolah bagus tapi terlihat seperti tidak terurus hanya karena gelap,” tambah warga lainnya.
Keluhan ini menjadi pengingat bahwa perhatian terhadap detail kecil sekalipun memiliki dampak besar terhadap kenyamanan, keamanan, dan citra sebuah institusi. Kini, masyarakat menunggu respon dan tindakan nyata agar SD Negeri 06 Seneban kembali tampil sebagai sekolah yang tidak hanya baik dari segi bangunan, tetapi juga pengelolaan lingkungannya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *