Gerak Cepat Tim Gabungan TNI- POLRI Halut Berhasil Mengamankan Senpi di Tengah Kericuhan Pemuda Antar Desa Di Tobelo

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id Tobelo,
31 Maret 2026 – Aparat gabungan Polisi dan TNI menggelar razia besar-besaran di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, menyusul bentrok antar pemuda yang pecah di Desa Kira dan Desa Duma, Kecamatan Galela Barat.

Gabungan Tim Razia ini dilakukan sebagai bentuk respon cepat atas aduan publik untuk meredam situasi yang sempat memanas dan berpotensi mengundang reaksi publik. Tim Aparat menyisir dua desa yang terlibat konflik dan mengamankan sejumlah senjata hingga minuman keras.

“AKBP Erlichson Pasaribu” Kapolres Halmahera Utara menegaskan, tindakan ini merupakan respon cepat aparat dari laporan warga terkait bentrokan yang dipicu aksi kekerasan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Begitu ada laporan bentrok, kami langsung turun bersama Tim Gabungan POLRI-TNI. Tidak boleh ada ruang bagi aksi-aksi yang mengganggu keamanan, “Ucapnya.

Berawal dari bentrok,
‎Kericuhan bermula dari aksi pemukulan terhadap seorang pemuda bernama Naufal Bajak di Desa Duma.

Korban yang melintas dari Desa Kira menuju Desa Gotalamo diduga diserang sekelompok pemuda.

Korban yang panik langsung melarikan diri dan melaporkan kejadian tersebut kepada keluarganya. Informasi itu memicu emosi warga Desa Kira hingga terjadi konsentrasi massa.

Situasi makin memanas saat warga Desa Duma ikut terpancing. Aksi saling lempar pun pecah dan berubah menjadi bentrok terbuka antar dua desa.

Aparat Turun Tangan, dan Massa berhasil Dibubarkan.
‎Menanggapi kondisi tersebut, aparat gabungan langsung diterjunkan. Satu pleton Brimob dan satu pleton TNI dikerahkan untuk membubarkan massa dan mengendalikan situasi.

Baca Juga:  Kecamatan Silat Hulu Kembali Berduka, Banjir Melanda Sejumlah Desa di Wilayah Hulu 16 Juni 2026

‎“Anggota langsung bergerak dan berhasil membubarkan kedua kelompok sebelum konflik meluas,” jelas Kapolres.

Senjata hingga Cap Tikus Diamankan
‎Usai bentrok, aparat melakukan penyisiran di dua lokasi. Hasilnya, sejumlah barang berbahaya berhasil diamankan.

Di Desa Kira, polisi mengamankan dua warga yang membawa senjata tajam jenis parang. Selain itu ditemukan satu senapan angin, teleskop, serta perlengkapan lainnya.

Sementara di Desa Duma, aparat menyita satu unit airsoft gun jenis Glock 19 Wingun kaliber 6 mm lengkap dengan 110 butir amunisi, tabung CO2, dan ketapel.

Tak hanya itu, dari rumah warga juga ditemukan komponen senapan angin serta dua galon minuman keras tradisional jenis cap tikus.

“Semua barang bukti dan pemiliknya sudah kami amankan untuk diproses lebih lanjut,” ujar Kapolres.

Polisi Komitmen, Pelaku Diproses.
‎Kapolres memastikan seluruh pihak yang terlibat akan diproses sesuai hukum yang berlaku, termasuk pemilik senjata terlarang atau ilegal dan oknum yang memicu kerusuhan.

Kapolres juga menghimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi, terutama oleh isu-isu yang beredar di media sosial yang dapat menecah bela persaudaraan Dibumi Hibualamo.
‎“Kami minta masyarakat menahan diri. Jangan sampai konflik seperti ini terulang kembali,” Tutup kapolres.

Situasi mulai kondusif, tetapi Sampai saat ini Pihak keamanan masih tetap berada di lokasi untuk terus memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

(Noval/Dj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penipuan Online via WhatsApp di Setu, Kabupaten Bekasi: Ini Dasar Hukum dan Ancaman Pidananya
Turlap Lokasi Scraping DPRD Bitung Soroti Dugaan Pencemaran dan Legalitas Izin PT DMMP, “Owner/Big Boss: “Kami Sudah Rugi & Ditipu 250 Juta .?
FWJI Apresiasi Transparansi Anggaran Pilkades Rp59,9 Miliar, Dorong Pengawasan Publik Hingga ke Desa
Izin Diklaim Lengkap, Dokumen Tak Ditunjukkan: Kinerja KSOP Bitung Dipertanyakan, Kasus Pemotongan Kapal “SALVAGE” Jadi Sorotan.
“R Supit Desak: Dirjen – Irjen Kementrian Perhubungan RI Segera Copot Kepala KSOP Bitung “Polemik Izin Pemotongan Kapal Salvage Jadi Sorotan
Eep Jamaludin Sukmana , Dewan Jalankan Fungsi Pengawasan Berbasis Laporan Masyarakat
Pembagian Wilayah Pelayanan ATR/BPN Kabupaten Bandung Dinilai Mempermudah Masyarakat Urus Administrasi Pertanahan
Pelayanan ATR/BPN Kabupaten Bandung Semakin Rapi dan Teratur, Proses Pemohon Kini Lebih Terarah
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:20 WIB

Penipuan Online via WhatsApp di Setu, Kabupaten Bekasi: Ini Dasar Hukum dan Ancaman Pidananya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Turlap Lokasi Scraping DPRD Bitung Soroti Dugaan Pencemaran dan Legalitas Izin PT DMMP, “Owner/Big Boss: “Kami Sudah Rugi & Ditipu 250 Juta .?

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:48 WIB

FWJI Apresiasi Transparansi Anggaran Pilkades Rp59,9 Miliar, Dorong Pengawasan Publik Hingga ke Desa

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:56 WIB

Izin Diklaim Lengkap, Dokumen Tak Ditunjukkan: Kinerja KSOP Bitung Dipertanyakan, Kasus Pemotongan Kapal “SALVAGE” Jadi Sorotan.

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:50 WIB

Eep Jamaludin Sukmana , Dewan Jalankan Fungsi Pengawasan Berbasis Laporan Masyarakat

Berita Terbaru