EN LMND Mengecam Percakapan Yang Diduga Anggota DPRD Maluku Utara Picu Polemik di Internal GAMKI Halmahera Utara

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id

HALUT, EN LMND Wempy Habary Polemik mencuat setelah beredarnya tangkapan layar percakapan WhatsApp di grup Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Halmahera Utara. Percakapan tersebut diduga melibatkan Aksandri Kitong, anggota DPRD Provinsi Maluku Utara dari Fraksi Partai Demokrat.

Dalam percakapan yang beredar, Aksandri disebut menyampaikan pernyataan bernada keras terkait sejumlah kegiatan yang dikaitkan dengan sosok bernama Kasman (Wakil bupati)di Halmahera Utara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia antara lain menuliskan imbauan kepada anggota grup untuk tidak mengikuti kegiatan tertentu. Dalam pesan tersebut, ia juga menggunakan diksi yang dinilai kasar dalam menanggapi aktivitas dimaksud.

Tambah wempy Selain itu, terdapat pula ajakan agar anggota tidak mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan wakil bupati. Pada bagian lain percakapan, muncul kalimat yang kemudian memicu sorotan karena dinilai kontroversial dan berpotensi menimbulkan penafsiran serius terkait situasi keamanan.

Baca Juga:  Polres Way Kanan Siagakan Ratusan Personel Amankan Perayaan Malam Takbiran

Beredarnya tangkapan layar ini memicu beragam reaksi di kalangan masyarakat. Sejumlah pihak menilai gaya bahasa yang digunakan tidak mencerminkan etika seorang pejabat publik, terlebih disampaikan dalam forum organisasi kepemudaan.

Wempy menilai, sebagai wakil rakyat di tingkat provinsi, setiap pernyataan yang disampaikan di ruang publik—termasuk dalam forum digital—memiliki konsekuensi sosial dan politik, serta berpotensi memengaruhi dinamika internal organisasi dan masyarakat pada umumnya

Maka dari itu kami meminta kepada DPP Demokrat dan pihak kepolisian segera tindak lanjut di duga pelaku provokatif yang berpotensi terjadi konflik horizontal. “Tegas wempy,

(Noval).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penipuan Online via WhatsApp di Setu, Kabupaten Bekasi: Ini Dasar Hukum dan Ancaman Pidananya
Turlap Lokasi Scraping DPRD Bitung Soroti Dugaan Pencemaran dan Legalitas Izin PT DMMP, “Owner/Big Boss: “Kami Sudah Rugi & Ditipu 250 Juta .?
FWJI Apresiasi Transparansi Anggaran Pilkades Rp59,9 Miliar, Dorong Pengawasan Publik Hingga ke Desa
Izin Diklaim Lengkap, Dokumen Tak Ditunjukkan: Kinerja KSOP Bitung Dipertanyakan, Kasus Pemotongan Kapal “SALVAGE” Jadi Sorotan.
“R Supit Desak: Dirjen – Irjen Kementrian Perhubungan RI Segera Copot Kepala KSOP Bitung “Polemik Izin Pemotongan Kapal Salvage Jadi Sorotan
Eep Jamaludin Sukmana , Dewan Jalankan Fungsi Pengawasan Berbasis Laporan Masyarakat
Pembagian Wilayah Pelayanan ATR/BPN Kabupaten Bandung Dinilai Mempermudah Masyarakat Urus Administrasi Pertanahan
Pelayanan ATR/BPN Kabupaten Bandung Semakin Rapi dan Teratur, Proses Pemohon Kini Lebih Terarah
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:20 WIB

Penipuan Online via WhatsApp di Setu, Kabupaten Bekasi: Ini Dasar Hukum dan Ancaman Pidananya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Turlap Lokasi Scraping DPRD Bitung Soroti Dugaan Pencemaran dan Legalitas Izin PT DMMP, “Owner/Big Boss: “Kami Sudah Rugi & Ditipu 250 Juta .?

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:48 WIB

FWJI Apresiasi Transparansi Anggaran Pilkades Rp59,9 Miliar, Dorong Pengawasan Publik Hingga ke Desa

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:56 WIB

Izin Diklaim Lengkap, Dokumen Tak Ditunjukkan: Kinerja KSOP Bitung Dipertanyakan, Kasus Pemotongan Kapal “SALVAGE” Jadi Sorotan.

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:50 WIB

Eep Jamaludin Sukmana , Dewan Jalankan Fungsi Pengawasan Berbasis Laporan Masyarakat

Berita Terbaru