Temuan BPK, DPRD- Halut, Periode 2019-2024 Kembali Mendapat Sorotan Publik.

- Penulis

Senin, 16 Maret 2026 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id Tobelo,
17 Maret 2026—Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Periode 2019-2024 kembali mendapat sorotan publik. Pasalnya, Soal temuan Badan Pemeriksa keuangan Daerah (BPK) dinilai buntuh dan tak berujung.

Dari hasil wawancara Tim Media Kepada salah satu sumber yang tidak mau dipublish namanya, Menyampaikan bahwa Hasil Pemeriksaan secara menyeluruh oleh BPK terhadap pengelolaan belanja pegawai pada sekretariat DPRD tidak sesuai ketentuan.

Pasalnya, Ada beberapa temuan yang ditemukan saat pemeriksaan Keuangan DPRD Halut cukup membuat publik bertanya-tanya sampai detik ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia Menyampaikan, Pengelolaan belanja sekretariat DPRD Halut tidak sesuai ketentuan. Yang pertama, Pembayaran tunjangan perumahan bagi pimpinan Dewan Pimpinan Rakyat Daerah Halmahera Utara tidak sesuai ketentuan atau peraturan daerah.

Ke-Dua, berdasarkan hasil pemeriksaan bukti pembayaran tunjangan perumahan pimpinan DPRD pada bulan Oktober – November tahun 2023 tidak sesuai ketentuan yang ditetapkan.

Baca Juga:  *Enggan Temui Masa Aksi, GMNI Sebut DPRD Halut Menang Posisi, Kosong Fungsi*

Ke-tiga, Pembayaran tunjangan keluarga dan tunjangan beras juga tidak sesuai dengan data keluaran.

Dan yang terakhir, pembayaran tunjangan perumahan dan tunjangan transportasi DPRD tahun anggaran 2023, tidak berdasarkan peraturan kepala daerah.

“Hal ini bisa menjadi percikan api yang besar jika Badan Pemeriksa keuangan (BPK) tidak usut tuntas secarah menyeluruh terkait laporan pemeriksaan ini. Seharusnya, diskusi yang terbangun jangan hanya berpatokan pada hasil pengelolaan yang diduga tidak berdasar dan melanggar aturan, tetapi kita juga perlu seriusi tentang kinerja Badan Pemeriksa keuangan Provinsi (BPK) sehingga keuangan Rakyat jangan terarah pada kebuntuan yang tak ada ujungnya.

(Noval /Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FWJI Apresiasi Transparansi Anggaran Pilkades Rp59,9 Miliar, Dorong Pengawasan Publik Hingga ke Desa
Izin Diklaim Lengkap, Dokumen Tak Ditunjukkan: Kinerja KSOP Bitung Dipertanyakan, Kasus Pemotongan Kapal “SALVAGE” Jadi Sorotan.
“R Supit Desak: Dirjen – Irjen Kementrian Perhubungan RI Segera Copot Kepala KSOP Bitung “Polemik Izin Pemotongan Kapal Salvage Jadi Sorotan
Eep Jamaludin Sukmana , Dewan Jalankan Fungsi Pengawasan Berbasis Laporan Masyarakat
Pembagian Wilayah Pelayanan ATR/BPN Kabupaten Bandung Dinilai Mempermudah Masyarakat Urus Administrasi Pertanahan
Pelayanan ATR/BPN Kabupaten Bandung Semakin Rapi dan Teratur, Proses Pemohon Kini Lebih Terarah
Pelajar SMA Diserang Saat Berangkat Sekolah, Diduga Jadi Korban Pembegalan di Bumi Nabung
Kompolnas RI Lakukan Visitasi ke Polsek Metro Pusat dalam Penilaian Kompolnas Awards 2026
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:48 WIB

FWJI Apresiasi Transparansi Anggaran Pilkades Rp59,9 Miliar, Dorong Pengawasan Publik Hingga ke Desa

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:56 WIB

Izin Diklaim Lengkap, Dokumen Tak Ditunjukkan: Kinerja KSOP Bitung Dipertanyakan, Kasus Pemotongan Kapal “SALVAGE” Jadi Sorotan.

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:59 WIB

“R Supit Desak: Dirjen – Irjen Kementrian Perhubungan RI Segera Copot Kepala KSOP Bitung “Polemik Izin Pemotongan Kapal Salvage Jadi Sorotan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:50 WIB

Eep Jamaludin Sukmana , Dewan Jalankan Fungsi Pengawasan Berbasis Laporan Masyarakat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 02:06 WIB

Pelayanan ATR/BPN Kabupaten Bandung Semakin Rapi dan Teratur, Proses Pemohon Kini Lebih Terarah

Berita Terbaru