Antisipasi Kepadatan Arus Mudik, Polres Garut Terapkan Rekayasa Lalu Lintas One Way di Jalur Limbangan–Malangbong

- Penulis

Senin, 16 Maret 2026 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut –KOMPAS1.id ||  Dalam rangka menjaga kelancaran arus lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Garut menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way di sejumlah titik rawan kepadatan kendaraan di wilayah Kabupaten Garut.

Kegiatan rekayasa lalu lintas tersebut dilaksanakan pada Senin (16/03/2026) di jalur Limbangan – Malangbong yang merupakan salah satu jalur utama penghubung arus kendaraan dari Bandung menuju Tasikmalaya.

Kasat Lantas Polres Garut AKP Luky Martono, S.H., M.M. mengatakan bahwa penerapan sistem one way ini dilakukan secara situasional untuk mengurai kepadatan kendaraan yang meningkat di jalur tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rekayasa lalu lintas ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mengantisipasi kepadatan kendaraan serta memastikan arus lalu lintas tetap berjalan lancar selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026,” ujarnya.

Adapun pelaksanaan sistem one way di jalur Limbangan dilakukan dalam beberapa tahap, yakni pada pukul 08.15 hingga 08.30 WIB dari arah Bandung menuju Tasikmalaya dengan titik pending di Polsek Limbangan selama 15 menit.

Baca Juga:  *Polsek Margaasih Amankan Peringatan Hari Raya Waisak 2570 BE, Situasi Kondusif*

Kemudian kembali dilaksanakan pada pukul 10.50 hingga 11.15 WIB dari arah Bandung menuju Tasikmalaya dengan titik pending di Polsek Limbangan selama 25 menit.

Selanjutnya, rekayasa lalu lintas juga diterapkan di Jalur Lewo pada pukul 11.20 hingga 11.40 WIB dari arah Bandung menuju Tasikmalaya dengan titik pending di sekitar SPBU Bandrek selama 20 menit.

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap mematuhi arahan petugas di lapangan serta mengikuti pengaturan lalu lintas yang diberlakukan demi kelancaran dan keselamatan bersama.

Dengan adanya rekayasa lalu lintas ini, diharapkan arus kendaraan di jalur utama wilayah Garut dapat tetap terkendali sehingga perjalanan masyarakat, khususnya para pemudik, dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

287 WNA Diciduk di Markas Judi Online Hayam Wuruk! Komisi III DPR Apresiasi Bareskrim, Desak Usut Aktor Intelektual hingga Tuntas
Putuskan Isolasi Dua Desa, Praka Heru Bersama Warga Bangun Jembatan Perintis Garuda di Lampung Utara
Bupati Nanda Tinjau Sejumlah Infrastruktur di Kecamatan Punduh Pedada dan Marga Punduh
Jembatan Perintis Garuda di Desa Sukaraja Sepanjang 35 Meter Rampung Dibangun
Ribuan Masyarakat Transmigrasi Mesuji Ancam Duduki Kantor Gubernur dan DPRD Lampung
Sambut 1 Muharam 1448 H, BAZNAS Bandung & KUA Margaasih Gelar Santunan Yatim Piatu “Muharam Penuh Cinta”
Pendekatan Literasi & Estetika Medis (Smart, Sleek & Professional
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, Polsek Tanjung Raja Ogan Ilir Dukung Program Belida melalui Pengecoran Jalan Desa
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:57 WIB

287 WNA Diciduk di Markas Judi Online Hayam Wuruk! Komisi III DPR Apresiasi Bareskrim, Desak Usut Aktor Intelektual hingga Tuntas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:24 WIB

Putuskan Isolasi Dua Desa, Praka Heru Bersama Warga Bangun Jembatan Perintis Garuda di Lampung Utara

Sabtu, 27 Juni 2026 - 05:56 WIB

Bupati Nanda Tinjau Sejumlah Infrastruktur di Kecamatan Punduh Pedada dan Marga Punduh

Sabtu, 27 Juni 2026 - 05:21 WIB

Jembatan Perintis Garuda di Desa Sukaraja Sepanjang 35 Meter Rampung Dibangun

Sabtu, 27 Juni 2026 - 05:17 WIB

Ribuan Masyarakat Transmigrasi Mesuji Ancam Duduki Kantor Gubernur dan DPRD Lampung

Berita Terbaru