Duka di Sungai Cikandang, Tim SAR Gabungan Temukan Korban Hanyut di Pakenjeng

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026 - 03:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut – KOMPAS1.id || Setelah dilakukan pencarian intensif, tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban anak hanyut di Sungai Cikandang, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, dalam keadaan meninggal dunia, Senin (2/3/2026).

Korban diketahui bernama Bagja (9), seorang anak laki-laki warga Kampung Bolang RT 01 RW 08, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Pakenjeng. Peristiwa hanyutnya korban terjadi pada Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 09.30 WIB saat korban diduga terbawa arus sungai.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran Polres Garut melalui Sat Polairud bersama tim SAR gabungan langsung melaksanakan operasi pencarian sejak Senin pagi pukul 08.00 WIB. Proses pencarian dilakukan dengan menyisir sepanjang aliran Sungai Cikandang serta area di sekitar lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Pos SAR Tasikmalaya, Babinsa Koramil Pakenjeng, Brimob, Satpolairud Polres Garut, BPBD Kabupaten Garut, Disdamkar, TNI AU, Bhabinpotmar TNI AL, relawan, serta masyarakat setempat. Sinergi lintas instansi ini dilakukan untuk mempercepat proses pencarian di medan sungai yang memiliki arus cukup deras.

Baca Juga:  Tingkatkan Kemampuan, Personel Humas Polres Lampung Utara Ikuti Pelatihan Penggunaan Drone dan Videografi

Setelah dilakukan penyisiran sejauh kurang lebih 1,5 kilometer dari titik awal korban hanyut, tepatnya di wilayah Kampung Batu Bentang, Desa Tanjungjaya, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya dievakuasi untuk dibawa ke rumah duka serta diserahterimakan kepada pihak keluarga.

Kapolsek Pakenjeng Iptu Muslih menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Ia juga mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian sehingga proses evakuasi dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Dengan telah ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup setelah dilakukan debriefing bersama seluruh tim SAR gabungan. Seluruh personel kemudian dikembalikan ke satuannya masing-masing.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap anak-anak yang beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama saat kondisi arus sedang deras.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Sabtu, 26 September 2026 - 08:41 WIB

Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan

Berita Terbaru