Kebersamaan yang Menguatkan dalam Barisan Sholat Tarawih

- Penulis

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id || Di malam bulan suci Ramadan, lantunan takbir berkumandang merdu hingga ke setiap sudut, mengundang umat Muslim untuk berkumpul dalam harmoni dan kekhusyukan.

Barisan jamaah laki-laki berdiri rapi dan tertib. Meski mengenakan pakaian dengan warna dan corak yang beragam, mereka menyatu dalam satu tujuan, menghadap kiblat dengan hati yang khusyuk.

Kedekatan itu bukan hanya tampak dari rapatnya saf barisan yang tersusun, tetapi juga terasa dalam kesatuan niat—mendekatkan diri kepada Sang Pencipta Yang Maha Esa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam setiap doa yang dipanjatkan, tersemat harapan-harapan akan kebaikan bersama; untuk diri sendiri, keluarga, umat, hingga seluruh alam. Kebersamaan inilah yang menjadi ruh ibadah sesungguhnya, menjadikan sholat Tarawih bukan sekadar ibadah pribadi, melainkan momentum mempererat ukhuwah.

Baca Juga:  Langit Khatulistiwa Memanas: Indonesia di Persimpangan AS–Tiongkok”

Di bawah naungan atap masjid, semua berdiri dalam kedudukan yang sama. Tidak ada perbedaan antara kaya dan miskin, tua dan muda. Sebab di hadapan Allah, kemuliaan seseorang diukur dari ketakwaannya.

Setiap gerakan rukuk, sujud, dan berdiri yang dilakukan bersama menjadi bukti bahwa dalam iman, kita adalah satu komunitas besar—saling menguatkan, saling mendoakan, dan saling menyemangati.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo
Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.
Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara
Menembak Begal*
‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha
Warga Rancaekek Gempar, Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Citarik
KDS Berikan Beasiswa S2 untuk Duta Pesantren Kabupaten Bandung
Kekuatan Nama ‘Dedi’ di Jawa Barat: Kang Dedi Mulyadi Kumpulkan Sesama Pemilik Nama, Langsung Viral
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:59 WIB

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:50 WIB

Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:34 WIB

Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:55 WIB

‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha

Berita Terbaru

Berita

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB