Sinergi Ulama dan Negara dalam Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama

Berita, Nasional16 Dilihat

Kompas1.id || Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, pada Minggu, 8 Februari 2026.

Kehadiran Presiden dalam agenda keagamaan berskala besar ini menjadi simbol kuat persatuan nasional serta sinergi antara ulama dan negara dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah dinamika global yang terus berkembang.

banner 336x280

Sejak malam hari, ratusan ribu jemaah Nahdlatul Ulama telah memadati stadion dengan penuh ketertiban dan semangat kebersamaan.

Lautan manusia yang hadir dari berbagai daerah menunjukkan besarnya kecintaan warga NU terhadap tradisi keagamaan sekaligus komitmen mereka dalam merawat persatuan bangsa.

Presiden Prabowo Subianto tampak menyapa para jemaah yang hadir dengan penuh kehangatan. Ia mengapresiasi suasana khidmat dan tertib yang tercipta sepanjang pelaksanaan Mujahadah Kubro, mencerminkan kedewasaan spiritual dan sosial warga NU sebagai pilar penting kehidupan berbangsa dan bernegara.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menggema di seluruh stadion, diikuti dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara. Nuansa religius yang terasa kuat menghadirkan kesejukan batin serta mempererat rasa persaudaraan di antara seluruh peserta yang hadir.

Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan, toleransi, dan kedamaian di Indonesia. Menurutnya, NU telah terbukti menjadi garda terdepan dalam merawat nilai-nilai kebangsaan serta menjaga harmoni di tengah keberagaman.

Momentum Mujahadah Kubro Satu Abad NU ini juga menjadi refleksi perjalanan panjang kontribusi ulama dan santri dalam sejarah bangsa. Presiden menekankan pentingnya melanjutkan semangat perjuangan tersebut dalam menghadapi tantangan zaman, baik di bidang sosial, ekonomi, maupun geopolitik global.

Melalui kebersamaan antara ulama, umara, dan seluruh elemen masyarakat, Mujahadah Kubro ini diharapkan menjadi titik penguat komitmen bersama dalam mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat. Sinergi yang terjalin menjadi fondasi kokoh bagi masa depan bangsa yang damai dan bermartabat.(Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *