Sinergi Ulama dan Negara dalam Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama

- Penulis

Minggu, 8 Februari 2026 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id || Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, pada Minggu, 8 Februari 2026.

Kehadiran Presiden dalam agenda keagamaan berskala besar ini menjadi simbol kuat persatuan nasional serta sinergi antara ulama dan negara dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Sejak malam hari, ratusan ribu jemaah Nahdlatul Ulama telah memadati stadion dengan penuh ketertiban dan semangat kebersamaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lautan manusia yang hadir dari berbagai daerah menunjukkan besarnya kecintaan warga NU terhadap tradisi keagamaan sekaligus komitmen mereka dalam merawat persatuan bangsa.

Presiden Prabowo Subianto tampak menyapa para jemaah yang hadir dengan penuh kehangatan. Ia mengapresiasi suasana khidmat dan tertib yang tercipta sepanjang pelaksanaan Mujahadah Kubro, mencerminkan kedewasaan spiritual dan sosial warga NU sebagai pilar penting kehidupan berbangsa dan bernegara.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menggema di seluruh stadion, diikuti dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara. Nuansa religius yang terasa kuat menghadirkan kesejukan batin serta mempererat rasa persaudaraan di antara seluruh peserta yang hadir.

Baca Juga:  Kapolda Lampung Turun Langsung ke TKP, Pastikan Penanganan Kasus Berjalan Cepat dan Transparan

Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan, toleransi, dan kedamaian di Indonesia. Menurutnya, NU telah terbukti menjadi garda terdepan dalam merawat nilai-nilai kebangsaan serta menjaga harmoni di tengah keberagaman.

Momentum Mujahadah Kubro Satu Abad NU ini juga menjadi refleksi perjalanan panjang kontribusi ulama dan santri dalam sejarah bangsa. Presiden menekankan pentingnya melanjutkan semangat perjuangan tersebut dalam menghadapi tantangan zaman, baik di bidang sosial, ekonomi, maupun geopolitik global.

Melalui kebersamaan antara ulama, umara, dan seluruh elemen masyarakat, Mujahadah Kubro ini diharapkan menjadi titik penguat komitmen bersama dalam mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat. Sinergi yang terjalin menjadi fondasi kokoh bagi masa depan bangsa yang damai dan bermartabat.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 142 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Berita Terbaru