Presiden Prabowo Perkuat Dialog Keumatan bersama Ormas Islam dan Pimpinan Pesantren di Istana Merdeka

- Penulis

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id || Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh agama, serta para pengasuh pondok pesantren dalam sebuah pertemuan silaturahmi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog strategis untuk mempererat sinergi antara pemerintah dan elemen keumatan dalam menghadapi berbagai tantangan nasional dan global.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa salah satu agenda utama yang dibahas adalah rencana pembangunan kawasan perkampungan haji Indonesia di Arab Saudi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah Indonesia, kata Menag, telah memperoleh lahan seluas kurang lebih 60 hektare dengan jarak sekitar 1 hingga 3 kilometer dari Masjidil Haram. Kawasan tersebut dirancang sebagai pusat layanan jemaah haji Indonesia yang terintegrasi, termasuk rencana pembangunan terowongan penghubung langsung menuju area Masjidil Haram.

Selain itu, pertemuan juga menyoroti penguatan tata kelola Lembaga Pemberdayaan Dana Umat (LPDU). Pengelolaan LPDU ke depan diharapkan dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel agar dana umat dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan sosial dan kemaslahatan bersama.

Baca Juga:  ‎Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) Tagih Janji DPMK Terkait Komitmen Membuat Indikator Keberhasilan Bimtek Desa ‎

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo kembali menegaskan posisi Indonesia yang konsisten dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui peran aktif Indonesia dalam Board of Peace (BoP) sebagai bagian dari upaya diplomasi internasional mendorong perdamaian yang adil dan berkelanjutan.

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menilai langkah Indonesia tersebut sebagai strategi yang dilakukan dengan penuh kehati-hatian serta melalui konsolidasi erat bersama negara-negara Islam dan kawasan Timur Tengah.

Upaya tersebut bertujuan memastikan dukungan kemanusiaan dan pembelaan terhadap rakyat Palestina, khususnya di Gaza dan Tepi Barat, dapat berjalan secara efektif.

Sejalan dengan itu, Ketua MUI Anwar Iskandar dan Ketua Umum Wahdah Islamiyah Muhammad Zaitun Rasmin turut menyampaikan apresiasi atas konsistensi Presiden Prabowo dalam mengedepankan diplomasi perdamaian dan memperjuangkan kemerdekaan Palestina di berbagai forum internasional.

 

Sumber: BPMI Setpres

#KemensetnegRI

#RilisPresiden

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Gerakan Kecil Dengan Harapan Besar Untuk Masyarakat Aceh Singkil
Kunjungan Kerja Anggota DPD RI Amaliah Sobli, Serap Aspirasi Warga Desa Rantau Panjang
VS Aesthetic Clinic: Dedikasi Kecantikan dengan Sentuhan Hati dan Profesionalisme Tanpa Batas
Mantan Menteri Ristek Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Pengadaan Chromebook
Gagalkan Penyelundupan Narkoba Lewat Modus Pelemparan, 2 Petugas Diganjar Piagam Penghargaan
Ngahiji Dina Napas, Raga-Rasa-Jiwa: Seni Pernapasan Usik Budi Bawana Tekankan Harmoni Fisik dan Spiritual
Dedi Mulyadi Lontarkan Peringatan Keras: Pengawasan Dana Desa Makin Ketat, Penyimpangan Tak Akan Dibiarkan
Sentra Abiyoso dan Dinsos Gelar Sunatan Massal Gratis untuk Anak Kurang Mampu
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:06 WIB

‎Gerakan Kecil Dengan Harapan Besar Untuk Masyarakat Aceh Singkil

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:02 WIB

Kunjungan Kerja Anggota DPD RI Amaliah Sobli, Serap Aspirasi Warga Desa Rantau Panjang

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:15 WIB

VS Aesthetic Clinic: Dedikasi Kecantikan dengan Sentuhan Hati dan Profesionalisme Tanpa Batas

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:31 WIB

Mantan Menteri Ristek Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Pengadaan Chromebook

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WIB

Gagalkan Penyelundupan Narkoba Lewat Modus Pelemparan, 2 Petugas Diganjar Piagam Penghargaan

Berita Terbaru