Kompas1.id
Sintang, Kalimantan Barat — Kelangkaan gas LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram kembali dirasakan warga Kabupaten Sintang. Pantauan di lapangan pada Selasa, 4 Februari 2026, terlihat antrian panjang masyarakat yang mengular di Jalan Lintas Sintang–Putussibau, tepatnya di wilayah Sungai Ana, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang.
Dalam foto yang diambil sekitar pukul 10.53 WIB, puluhan warga tampak berjejer rapi sambil membawa tabung gas LPG 3 kg. Bahkan, sebagian warga sudah datang sejak pagi hari demi memastikan mendapatkan gas bersubsidi yang kini semakin sulit diperoleh. Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi, meskipun harus rela berdesakan dan menunggu lama di bawah cuaca yang tidak menentu.
Menurut keterangan warga setempat, kelangkaan LPG 3 kg ini sudah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir. Pasokan yang datang ke pangkalan dinilai tidak sebanding dengan jumlah kebutuhan masyarakat, terutama bagi warga berpenghasilan rendah yang sangat bergantung pada gas bersubsidi tersebut untuk kebutuhan memasak sehari-hari.
“Kalau tidak datang pagi-pagi, biasanya sudah habis. Padahal kami sangat butuh untuk masak di rumah,” ujar salah seorang warga yang ikut mengantri sambil menggenggam tabung gas kosong.
Kondisi ini membuat warga terpaksa menunggu berjam-jam, bahkan ada yang pulang dengan tangan hampa karena kehabisan stok. Tak sedikit pula warga yang mengeluhkan harga gas di tingkat pengecer yang melonjak jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga semakin memberatkan ekonomi masyarakat kecil.
Antrian panjang ini menjadi indikator nyata sulitnya akses LPG 3 kg di Sintang, khususnya di jalur lintas yang menjadi urat nadi aktivitas warga. Selain ibu rumah tangga, antrian juga dipenuhi oleh lansia dan pedagang kecil yang menggantungkan usahanya pada ketersediaan gas bersubsidi.
Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera mengambil langkah konkret, seperti menambah kuota distribusi, memperketat pengawasan penyaluran LPG subsidi, serta menindak tegas oknum yang diduga bermain dalam distribusi gas 3 kg.
Kelangkaan LPG 3 kg bukan hanya soal antrian panjang, tetapi juga menyangkut hajat hidup masyarakat kecil. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dikhawatirkan akan terus berulang dan semakin menyulitkan warga Sintang dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Pewarta Effendy















