Warga Desak Bupati Sintang Segera Perbaiki Jembatan Rusak Parah di Desa Senangan Kecil

Kalimantan Barat480 Dilihat

Sintang, Kalimantan Barat Kompas1.id
Kondisi infrastruktur jembatan penghubung di Desa Senangan Kecil, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, kini kian memprihatinkan. Jembatan yang menjadi akses vital bagi aktivitas masyarakat tersebut dilaporkan mengalami kerusakan parah dan dinilai sudah tidak layak digunakan. Warga pun mendesak Pemerintah Kabupaten Sintang, khususnya Bupati Sintang, agar segera mengambil langkah nyata untuk melakukan perbaikan.

Jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses utama yang menghubungkan Desa Senangan Kecil dengan desa-desa lain serta pusat kecamatan. Setiap harinya, jembatan ini dilalui oleh masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan. Namun, kondisi fisik jembatan yang rusak berat—dengan lantai papan yang lapuk, rangka penyangga yang melemah, serta bagian jembatan yang nyaris ambruk—menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan.
Menurut keterangan warga setempat,

banner 336x280

kerusakan jembatan sudah terjadi cukup lama dan semakin parah dalam beberapa bulan terakhir, terutama saat musim hujan. Air sungai yang meluap dan derasnya arus mempercepat kerusakan struktur jembatan. Sayangnya, hingga kini belum terlihat adanya perbaikan signifikan dari pihak terkait.

“Setiap hari kami waswas saat melintas. Kalau malam hari lebih berbahaya karena penerangan minim. Sudah sering kendaraan hampir terperosok,” ujar salah seorang warga Desa Senangan Kecil. Ia menambahkan bahwa warga terpaksa tetap menggunakan jembatan tersebut karena tidak ada jalur alternatif lain.
Dampak dari rusaknya jembatan ini sangat dirasakan masyarakat. Aktivitas ekonomi warga menjadi terhambat, terutama para petani dan pedagang yang harus mengangkut hasil bumi ke pasar. Selain itu, akses anak-anak menuju sekolah juga terganggu, bahkan tidak jarang mereka terpaksa libur karena kondisi jembatan yang membahayakan. Lebih memprihatinkan lagi, jika terjadi kondisi darurat kesehatan, akses menuju fasilitas medis menjadi sangat sulit.

Tokoh masyarakat Desa Senangan Kecil menyampaikan bahwa pihaknya telah berulang kali menyampaikan keluhan dan harapan kepada pemerintah daerah melalui berbagai jalur, baik secara lisan maupun tertulis. Namun hingga saat ini, masyarakat masih menunggu realisasi nyata di lapangan.
“Kami tidak menuntut yang berlebihan. Kami hanya meminta hak dasar kami sebagai warga, yaitu akses jalan dan jembatan yang layak dan aman. Kami berharap Bupati Sintang dapat turun langsung melihat kondisi di lapangan,” tegasnya.

Masyarakat menilai perbaikan jembatan ini sangat mendesak dan tidak bisa ditunda-tunda lagi. Selain menyangkut kelancaran aktivitas sehari-hari, perbaikan jembatan juga menyangkut keselamatan jiwa masyarakat. Warga khawatir, jika tidak segera diperbaiki, jembatan tersebut dapat roboh sewaktu-waktu dan menimbulkan korban.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat Desa Senangan Kecil, Kecamatan Ketungau Tengah, berharap Pemerintah Kabupaten Sintang segera merespons keluhan ini dengan tindakan konkret. Mereka meminta agar perbaikan jembatan dimasukkan sebagai prioritas pembangunan daerah demi mewujudkan pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedalaman.

Desakan ini menjadi suara harapan masyarakat agar pemerintah daerah hadir dan benar-benar peduli terhadap kondisi infrastruktur yang menjadi urat nadi kehidupan warga. Kini, masyarakat hanya bisa berharap agar janji pembangunan tidak berhenti pada wacana, melainkan segera diwujudkan dalam tindakan nyata di lapangan

Jurnalis Effendy

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *