*Polisi Selidiki Tewasnya Dua Anak Dibawah Umur Tenggelam di Air Terjun Tanggamus*

- Penulis

Jumat, 2 Januari 2026 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG Kompas1.id
Peristiwa ini terjadi di kawasan wisata Air Terjun Way Lalaan, Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus. Dua anak dilaporkan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di aliran air terjun tersebut, Kamis (1/1/2026) sore.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, peristiwa terjadi sekitar pukul 15.00 WIB saat kawasan wisata dalam kondisi relatif sepi.

“Berdasarkan laporan di lapangan, dua anak ditemukan tenggelam di aliran Air Terjun Way Lalaan. Kejadian pertama kali diketahui oleh seorang pengunjung yang kemudian meminta bantuan warga sekitar,” kata Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Yuni, warga bersama petugas pengawas lokasi segera melakukan upaya penyelamatan dengan berenang dan menyelam ke area aliran air. Kedua korban berhasil dievakuasi, namun dalam kondisi tidak sadarkan diri.

“Kedua korban langsung diberikan pertolongan pertama dan segera dilarikan menggunakan ambulans ke RS Batin Mangunang Kota Agung. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan medis, keduanya dinyatakan meninggal dunia,” ujarnya.

Adapun identitas korban masing-masing berinisial Dd (9), siswa kelas 3 SD asal Belu, dan Da (10), siswi kelas 4 SD asal Pekon Talagening, Kecamatan Kota Agung Barat.

Baca Juga:  Curi 3 Unit Handphone di Banjit, Seorang pria asal Simpang Asam Dibekuk Polisi

Hasil visum luar dari pihak rumah sakit, lanjut Yuni, menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Hasil pemeriksaan medis menyimpulkan penyebab kematian kedua korban akibat masuknya air ke dalam rongga paru-paru yang menyebabkan henti napas. Tidak ada indikasi tindak pidana dalam peristiwa ini,” jelasnya.

Yuni menambahkan, lokasi kejadian memiliki kedalaman sekitar dua meter dengan kondisi air yang keruh serta minim pengawasan. Selain itu, salah satu korban diketahui tidak didampingi orang tua saat berada di lokasi wisata.

“Kami mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di kawasan wisata alam yang memiliki potensi risiko tinggi,” tegas Yuni.

Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, melengkapi administrasi penyelidikan, serta memberikan pendampingan kepada keluarga korban. Koordinasi dengan pihak terkait juga terus dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang  Sengketa Informasi PPID Diskominfo Metro dan DPP JMI Bergulir di Komisi Informasi Lampung
Kapolda Lampung Musnahkan Barang Bukti Narkotika Rp264,9 Miliar dan 166 Senjata Api Ilegal, Tegaskan Perang Tanpa Kompromi terhadap Kejahatan
Bupati Hamartoni Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Sumber Ekonomi, Perkuat Gerakan Peduli Lingkungan di Lampung Utara
Perubahan APBD 2026 Dievaluasi, Pemkab Lampung Utara Perkuat Program Prioritas dan Efektivitas Belanja Daerah
Lampung Utara Sabet Stand Terbaik Kategori Investasi di Jogja Paradise 2026, Potensi Daerah Curi Perhatian Investor
WASPADA! PENIPUAN MENGATASNAMAKAN SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN LAMPUNG UTARA
Modus Michat Jadi Begal, Satu keluarga Berhasil di Amankan Polres Lampung Utara
DWP Lampung Utara Perkuat Kapasitas Perempuan dan Kepedulian Lingkungan Lewat Rapat Rutin dan Seminar
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:23 WIB

Sidang  Sengketa Informasi PPID Diskominfo Metro dan DPP JMI Bergulir di Komisi Informasi Lampung

Kamis, 30 Juli 2026 - 02:41 WIB

Kapolda Lampung Musnahkan Barang Bukti Narkotika Rp264,9 Miliar dan 166 Senjata Api Ilegal, Tegaskan Perang Tanpa Kompromi terhadap Kejahatan

Kamis, 30 Juli 2026 - 02:32 WIB

Bupati Hamartoni Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Sumber Ekonomi, Perkuat Gerakan Peduli Lingkungan di Lampung Utara

Kamis, 30 Juli 2026 - 02:24 WIB

Perubahan APBD 2026 Dievaluasi, Pemkab Lampung Utara Perkuat Program Prioritas dan Efektivitas Belanja Daerah

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:21 WIB

Lampung Utara Sabet Stand Terbaik Kategori Investasi di Jogja Paradise 2026, Potensi Daerah Curi Perhatian Investor

Berita Terbaru