Sekda Cakra amiyana Menghadiri agenda kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI Dalam Rangka pengawasan Program MBG SPPG

- Penulis

Selasa, 2 Desember 2025 - 07:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB BANDUNG Kompas1.id
Sekda Cakra Amiyana menghadiri agenda Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI dalam rangka pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Bojongsoang Tegalluar 2, Kecamatan Bojongsoang. Senin 1 Desember 2025 Ia melaporkan perkembangan SPPG di Kabupaten Bandung secara detail, termasuk implementasi di lapangan, akurasi data serta kesesuaian pelaksanaan program di daerah.

“Saat ini, Kabupaten Bandung telah memiliki 155 SPPG yang mendapatkan SK dari BGN, dan total 190 SPPG sudah aktif menjalankan program. Dengan bimbingan Badan Gizi Nasional dan Kementerian Kesehatan, berbagai kegiatan peningkatan kapasitas telah dilakukan, termasuk sosialisasi Sertifikat laik hygiene sanitasi (SLHS) dengan menghadirkan narasumber dari berbagai sektor,” ucap sekda.

Kemudian, ia juga menjelaskan bahwa pada APBD 2026 terdapat beberapa usulan program telah dipersiapkan sebagai langkah antisipatif, mengingat pada masa mendatang seluruh 358 SPPG ditargetkan aktif. Antisipasi termasuk terhadap risiko kelangkaan komoditas dan inflasi pangan, di mana Kabupaten Bandung kini memiliki dashboard pemantauan SPPG serta aplikasi untuk memonitor kebutuhan bahan baku agar distribusi tetap terjaga.

Sekda turut melaporkan bahwa Pemkab Bandung telah melaksanakan berbagai pelatihan terkait SLHS, serta melakukan pendataan dan pemantauan lapangan berbasis dapil, termasuk wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) yang berjumlah 12 titik. Pendataan pun diperluas, tidak hanya pada anak sekolah, tetapi juga ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, agar intervensi gizi dapat lebih tepat sasaran.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari, menyampaikan bahwa Komisi IX memberikan perhatian besar terhadap berbagai tantangan dalam implementasi MBG, mulai dari standar keamanan pangan, kesiapan sarana prasarana, hingga kepatuhan terhadap proses sertifikasi. Ia menekankan pentingnya pengawasan yang ketat dan koordinasi lintas sektor dalam menjalankan program ini.

Andri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Sakit Maranatha Grand Re-Opening Poliklinik Excekutive Komitmen Pelayanan Tanpa Diskriminasi untuk Seluruh Masyarakat
Sudut Tenang di Balik Cahaya Layar
Tubuh sebagai Kunci: Di Balik Janji Efisiensi Implan NFC dan Ancaman Privasi
PERSIB Bertahan di Bawah Tekanan, Bojan Hodak Soroti Titik
Dubai Mendadak Sunyi, Eksodus ‘Crazy Rich’ ke Bali Meningkat Pasca-Eskalasi Konflik
*Ali Syakieb: Pendidikan Berkualitas adalah Hak Semua Anak Indonesia*
Badai Plastik 2026: Ketika “Emas Transparan” Mengguncang Meja Makan hingga Manufaktur
*BPN Kabupaten Bandung Gelar Konsolidasi Bagian Roya, Perkuat Sinergi dengan Korsub Baru*
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 03:55 WIB

Rumah Sakit Maranatha Grand Re-Opening Poliklinik Excekutive Komitmen Pelayanan Tanpa Diskriminasi untuk Seluruh Masyarakat

Minggu, 19 April 2026 - 09:01 WIB

Sudut Tenang di Balik Cahaya Layar

Senin, 13 April 2026 - 03:05 WIB

Tubuh sebagai Kunci: Di Balik Janji Efisiensi Implan NFC dan Ancaman Privasi

Senin, 13 April 2026 - 02:04 WIB

PERSIB Bertahan di Bawah Tekanan, Bojan Hodak Soroti Titik

Sabtu, 4 April 2026 - 07:57 WIB

Dubai Mendadak Sunyi, Eksodus ‘Crazy Rich’ ke Bali Meningkat Pasca-Eskalasi Konflik

Berita Terbaru