*HARGA CABE RAWIT MASIH MELAMBUNG TINGGI*

- Penulis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 01:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Kompas1.id
Aktivitas jual beli di Pasar Leuwipanjang, Kota Bandung, terpantau berjalan normal seperti hari-hari biasa. Sejak pagi hari, masyarakat terlihat ramai mendatangi pasar tradisional tersebut untuk berbelanja berbagai kebutuhan pokok rumah tangga. Mulai dari sayur-mayur, lauk-pauk, hingga bahan pangan lainnya, dibeli warga guna mencukupi keperluan sehari-hari. Suasana pasar tampak hidup dengan interaksi antara pedagang dan pembeli yang berlangsung lancar, Bandung 31 Januari 2026.

Sebagian besar masyarakat mengaku berbelanja seperti biasa tanpa adanya peningkatan atau penurunan yang signifikan. Para pedagang pun menyampaikan bahwa daya beli masyarakat masih relatif stabil. Kondisi ini mencerminkan bahwa pasokan barang kebutuhan pokok di Pasar Leuwipanjang masih aman dan mencukupi.
Dari sisi harga, kebutuhan pokok atau sembako terpantau relatif stabil. Harga beras, minyak goreng, gula, telur, serta sejumlah komoditas lainnya tidak mengalami perubahan yang berarti. Stabilnya harga sembako ini disambut baik oleh masyarakat, karena membantu meringankan pengeluaran rumah tangga di tengah kebutuhan yang terus berjalan setiap harinya.

Baca Juga:  AMAN NYAMAN BHABINKAMTIBMAS POLSEK MARGAAAIH BERSAMA WARGA BINAANNYA

Namun demikian, kondisi berbeda terjadi pada komoditas cabai rawit. Hingga saat ini, harga cabai rawit masih terbilang tinggi, yakni mencapai Rp80.000 per kilogram. Tingginya harga tersebut dikeluhkan oleh sebagian masyarakat, mengingat cabai rawit merupakan salah satu bahan penting dalam masakan sehari-hari. Beberapa pembeli mengaku harus mengurangi jumlah pembelian cabai rawit atau mencari alternatif lain akibat harga yang dinilai cukup memberatkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, aktivitas belanja masyarakat tetap berlangsung seperti biasa. Warga berharap harga cabai rawit dapat segera turun dan kembali normal dalam waktu dekat, sehingga kebutuhan dapur dapat terpenuhi tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan. Pemerintah dan pihak terkait pun diharapkan terus memantau perkembangan harga bahan pangan agar stabilitas pasar tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

ilham PIKOLO
KAPERWIL JAWA BARAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Sakit Maranatha Grand Re-Opening Poliklinik Excekutive Komitmen Pelayanan Tanpa Diskriminasi untuk Seluruh Masyarakat
Sudut Tenang di Balik Cahaya Layar
Tubuh sebagai Kunci: Di Balik Janji Efisiensi Implan NFC dan Ancaman Privasi
PERSIB Bertahan di Bawah Tekanan, Bojan Hodak Soroti Titik
Dubai Mendadak Sunyi, Eksodus ‘Crazy Rich’ ke Bali Meningkat Pasca-Eskalasi Konflik
*Ali Syakieb: Pendidikan Berkualitas adalah Hak Semua Anak Indonesia*
Badai Plastik 2026: Ketika “Emas Transparan” Mengguncang Meja Makan hingga Manufaktur
*BPN Kabupaten Bandung Gelar Konsolidasi Bagian Roya, Perkuat Sinergi dengan Korsub Baru*
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 03:55 WIB

Rumah Sakit Maranatha Grand Re-Opening Poliklinik Excekutive Komitmen Pelayanan Tanpa Diskriminasi untuk Seluruh Masyarakat

Minggu, 19 April 2026 - 09:01 WIB

Sudut Tenang di Balik Cahaya Layar

Senin, 13 April 2026 - 03:05 WIB

Tubuh sebagai Kunci: Di Balik Janji Efisiensi Implan NFC dan Ancaman Privasi

Senin, 13 April 2026 - 02:04 WIB

PERSIB Bertahan di Bawah Tekanan, Bojan Hodak Soroti Titik

Sabtu, 4 April 2026 - 07:57 WIB

Dubai Mendadak Sunyi, Eksodus ‘Crazy Rich’ ke Bali Meningkat Pasca-Eskalasi Konflik

Berita Terbaru

Uncategorized

DALDUKPPA Gelar AMPK untuk Tingkatkan Perlindungan Anak

Kamis, 25 Jun 2026 - 08:05 WIB