KEPALA DESA CIHANJUANG, “Kerja Nyata Tak Menunggu Anggaran, Demi Warga Cihanjuang”.

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026 - 02:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMEDANG, Kompas1.Id

Di tengah keterbatasan anggaran, Yuyus Yusuf S, Sy. Kepala Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, memilih turun langsung membantu warga. Bahkan untuk kegiatan yang tidak masuk dalam APBDes, ia rela mengeluarkan uang pribadi.

Salah satu contoh nyata terjadi saat pengerukan Kali Cimande oleh BBWS. Meski proyek besarnya didanai pemerintah pusat, ada banyak kebutuhan kecil di lapangan yang tidak masuk anggaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Waktu itu saya sampai mengeluarkan uang dari usaha saya sendiri. Tanpa proposal. Buat nyewa mesin potong pohon kelapa, beli kebutuhan lain saat kerja di lapangan,” ungkap Yuyus Kepala Desa.

Bukan hanya itu. Untuk memperlancar akses warga, ia juga membangun jembatan permanen senilai Rp 22,5 juta. Padahal pos anggaran itu tidak ada di APBDes.

“Yang penting warga bisa lewat dengan aman. Kalau nunggu anggaran desa, nggak tahu kapan jadinya,” katanya.

LAPOR TERBUKA TIAP 3 BULAN.

Semua kegiatan di luar anggaran itu selalu ia sampaikan secara terbuka dalam rapat koordinasi antar lembaga yang digelar setiap 3 bulan sekali. Transparansi jadi kunci agar warga tahu apa yang sudah dan belum bisa dikerjakan.

Baca Juga:  H.Dedi Supriadi Kepala Desa Padasuka Ucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Bandung Yang Ke-385.

Kebiasaan membantu warga juga terlihat pada kasus sosial. Jika ada warga miskin yang sakit tapi belum punya BPJS, Kades sering membantu ongkos berobat, bahkan menebus obat di rumah sakit.

“Kalau nunggu proses, kadang nyawa nggak bisa nunggu. Saya bantu semampu saya. Karena jadi kepala desa itu bukan cuma soal administrasi, tapi soal rasa peduli,” ujarnya.

DANA DESA JALAN, KEPEDULIAN JUGA JALAN.

Sebelumnya, Desa Cihanjuang mencatat realisasi Dana Desa 2025 sebesar Rp 1,41 miliar. Dana itu dialokasikan untuk jalan gang, kesehatan, pendidikan, BUMDesa, dan BLT.

Namun bagi Kades, kerja untuk warga tidak bisa dibatasi kertas anggaran. Ada hal-hal mendesak yang harus ditangani saat itu juga.

“Kita kerja bareng. Saya bantu pakai cara saya, warga gotong royong dengan cara mereka. Intinya, Cihanjuang harus lebih baik,” pungkasnya.

Red & Tim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Memintal Kebaikan di Ujung Jari: Catatan Jumat Berkah Chapter Barat
Wisatawan Asal Garut Meninggal Dunia Terseret Ombak di Pantai Madasari
Memintal Kebaikan di Ujung Jari: Catatan Jumat Berkah Lendeng N D’Gank Chapter Barat
Sat Resnarkoba Polres Tapanuli Tengah Ringkus Dua Pengedar Sabu di Kelurahan Sarudik
Negara Dinilai Kalah, Warga Soroti Lemahnya Penegakan Hukum Kehutanan di Kubu Raya
Wali Kota Bandung: Pembongkaran Bangunan Liar Bukan Tindakan Sepihak, Sudah Disepakati Bersama Pemprov Jabar
ANGGOTA PAMAPTA POLRES MAJALENGKA CEK TKP DUGAAN TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN
Pemkab Bogor Minta Warga Sabar Soal Kompensasi Penutupan Tambang, Jumlah Penerima Melebihi Perkiraan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:06 WIB

Memintal Kebaikan di Ujung Jari: Catatan Jumat Berkah Chapter Barat

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:20 WIB

Wisatawan Asal Garut Meninggal Dunia Terseret Ombak di Pantai Madasari

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:03 WIB

Memintal Kebaikan di Ujung Jari: Catatan Jumat Berkah Lendeng N D’Gank Chapter Barat

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:17 WIB

Sat Resnarkoba Polres Tapanuli Tengah Ringkus Dua Pengedar Sabu di Kelurahan Sarudik

Jumat, 15 Mei 2026 - 03:17 WIB

Negara Dinilai Kalah, Warga Soroti Lemahnya Penegakan Hukum Kehutanan di Kubu Raya

Berita Terbaru