Kecamatan Pameungpeuk Terapkan Layanan Transformasi Posyandu Melalui 6 SPM

- Penulis

Selasa, 16 September 2025 - 02:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Bandung, Kompas1. Id.
Roadshow Optimalisasi Transform Posyandu dalam rangka perluasan dan pelayana posyandu dari fokus kesehatan ibu dan anak menjadi enam bidang pelayanan standar minimal ( SPM ) yang meliputi pendidikan , kesehatan, pekerjaan umum , perumahan rakyat , ketertiban umum, dan linmas serta sosial.

Kegiatan Roadshow Optimalisasi Transformasi Posyandu Kecamatan Pameungpeuk dititik pusatkan di GOR Desa Rancatungku dengan menghadirkan berbagai Ketua Posyandu dan Sekretaris dari seluruh posyandu se Kecamatan Pameungpeuk, Selasa ( 16/9/25 ).

Camat Pameungpeuk, Agus Hindar Riswanto mengapresiasi ” kegiatan tersebut tentunya dengan rasa syukur dapat melaksanakan kegiatan yang sangat mulia sebagai bentuk pengabdian dan rela berkorban demi kemanusian adalah para kader posyandu,” ujar Agus Hindar dalam sambutannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahwa posyandu itu sebagai pelayan terpadu artinya semua kepentingan masyarakat ada di posyandu tidak lagi dibidang kesehatan akan tetapi menjadi pusat data terdepan diantara termasuk juga bidang sosial kamtibmas artinya bahwa tugas kedepan daripada posyandu sangat luar biasa maka dari itu kita berharap kedepan posyandu merupakan sebagai big data yang terpusatkan terkolaborasi tetapi merupakan akurasi data yang terdepan yang memang hampir nyaris dalam tugasnya berdekatan dengan masyarakat.

” Insya Alloh Ibu ibu kader dan mudah mudahan dapat melaksanakan Optimalisasi Transformasi Posyandu melaui 6 SPM ini, ” Tegas Agus Hindar.

Mewakili Posyandu Kabupaten Bandung, Vida Nurparida memaparkan hari ini kita adakan roadshow secara serentak tiap kecamatan dan harus dipenuhi oleh posyandu dan nantinya akan menjadi penilaian dari pusat diharapkan disetiap posyandu harus ada 6 SPM disamping itu diberikan pemahaman tentang Sipandu Bedas ini adalah aplikasi tentang posyandu yang baru pertamakali di Indonesia diterapkan dan Kabupaten Bandung yang memiliki aplikasi tersebut.

Baca Juga:  WARTAWAN JANGAN TAKUT SUARAKAN KEBENARAN, PERS DILINDUNGI UNDANG UNDANG

” Aplikasi Sipandu Bedas mencatat setiap keluhan warga bisa dilihat oleh kepala desa maupun Camat. ” Jelas Vida Nurparida

Bahwa posyandu sekarang tidak hanya meliputi penimbangan ibu hamil dan anak tetapi bisa meliluti 6 SPM yang tadi di sebutkan yaitu meliputi pendidikan dimana tugasnya tercatat dan membikin laporan diposyandu warga yang putus sekolah maupun pendidikan usia dini dilingkungannya.

Kesehatan menyangkut penimbangan bayi balita dan ibu hamil serta mencatat lansia tetapi ditambah juga dengan remaja dan dewasa yang ada lilingkungannya, dan kemungkinan saat ini ada posyandu tingkat RT.

Mengenai Perkerjaan Umum bahwa posyandu bisa terlibat secara tidak langsung menjadi pos aduan dan harus mengetahui bahwa jalan tersebut kewenangan Kabupaten atau Provinsi, seandainya ada aduan dari masyarakat hal tersebut bisa disampaikan ke pihak desa.

Terkait dengan Perumahan Rakyat didalam dasa wisma desa tercatat rumah layak huni, jadi pihak posyandu dalam hal sebagai pelaporan dan mencatat dilingkungannya untuk memberikan laporan kepihak desa didorong dengan peran RT/RW yang sangat penting.

Vina Nurparida menegaskan bahwa para kader diperlukan pemahaman edukasi tentang posyandu dan jangan sampai kader tidak paham atau tidak menguasai 6 SPM tersebut.

Diakhir kegiatan diadakan Simulasi dan sesi tanya jawab.

Dhany

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!
FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.
Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.
Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami
Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian
Penertiban Tanpa Solusi Dinilai Bom Waktu, Aktivis Sulut Ingatkan Potensi Gejolak Sosial di Boltim
Hari Batik Nasional 2026, H. Dadan Sobara Mari Tumbuhkan Cinta Budaya Bangsa Melalui Batik.
Pengaduan Solar Subsidi di SPBU Langowan Diterima BPH Migas “SOROTAN PUBLIK”
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:56 WIB

FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian

Berita Terbaru