Polres Pekalongan Gelar Pembinaan Satkamling Dorong Partisipasi Masyarakat Jaga Harkamtimas

- Penulis

Sabtu, 13 September 2025 - 03:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id
Polres Pekalongan – Polda Jateng – Dalam upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polres Pekalongan menggelar kegiatan pembinaan kepada para Satkamling pada Jumat (12/9/2025) pagi. Acara yang berlangsung di Aula Lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan ini dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah dan pemangku kepentingan terkait.

Sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Daerah

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas wilayah. Ia menekankan bahwa peran aktif Satkamling menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Beberapa waktu lalu kita dihadapkan pada aksi-aksi kerusuhan yang bermula dari penyampaian tuntutan masyarakat. Kita tentu tidak ingin kejadian serupa terjadi di Kabupaten Pekalongan,” ujar Rachmad.

ia menambahkan bahwa kegiatan Satkamling perlu diaktifkan kembali sebagai upaya preventif terhadap potensi gangguan kamtibmas.

Kapolres juga mengajak para kepala desa dan lurah agar turut mendukung pengaktifan kembali Satkamling sebagai bagian dari kesiap-siagaan wilayah.

Sekda: Satkamling Juga Berperan dalam Mitigasi Bencana

Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, S.Sos., M.Si yang mewakili Bupati Pekalongan, menggarisbawahi bahwa penguatan Satkamling merupakan amanat pemerintah pusat yang harus diimplementasikan hingga tingkat desa dan kelurahan.

“Selain menjaga keamanan lingkungan, Satkamling juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana mitigasi bencana, terutama menjelang musim penghujan,” jelas Yulian.

Ia menyoroti maraknya penyebaran narasi provokatif di media sosial yang berpotensi memicu keresahan masyarakat, serta mengajak para camat dan kepala desa untuk waspada dan proaktif.

Baca Juga:  Sanggar Bayu Bening Hadiri Semarak Festival Kebudayaan Yogyakarta 2025

Dandim dan Kemendagri Tekankan Kolaborasi Berkelanjutan

Dalam kesempatan yang sama, Dandim 0710 Pekalongan yang diwakili oleh Pabung Mayor CPL Yulian Cahyono menyampaikan bahwa Satkamling adalah ujung tombak keamanan berbasis masyarakat.

“Demonstrasi adalah bagian dari demokrasi. Namun, semua pihak bertanggung jawab memastikan kegiatan tersebut tetap berjalan tertib dan tidak menimbulkan gangguan kamtibmas,” katanya.

lanjutnya,TNI bersama Polri akan terus mendorong partisipasi masyarakat sebagai bagian dari strategi keamanan kolaboratif.

Sementara itu, Direktur Toponimi dan Batas Daerah Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Razirar Rahmadilah, S.Stp., M.A., menegaskan bahwa keamanan merupakan prasyarat utama dalam pembangunan wilayah. Ia memaparkan pokok-pokok penting dari Surat Edaran Kemendagri yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan ini.

“Revitalisasi Satkamling harus didorong melalui sinergi multipihak, peningkatan peran masyarakat, serta pencegahan gangguan kamtibmas sejak dini,” terang Razirar dalam penyampaian materinya.

Dihadiri Pejabat dan Tokoh Masyarakat

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, antara lain para pejabat utama Polres Pekalongan, Kepala Kesbangpol Kabupaten Pekalongan, Kasatpol PP dan Damkar, para camat se-Kabupaten Pekalongan, jajaran Danramil Kodim 0710, para Kapolsek, serta Ketua Satkamling se-Kabupaten Pekalongan.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif, menunjukkan antusiasme peserta dalam mendukung terciptanya keamanan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat. (Totok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kisah Pilu di Balik Pembongkaran Bangunan Liar Jalan Eyckman: Sri Pasrah Lapak 20 Tahun Rata dengan Tanah
‎PGRI Aceh Singkil Teguhkan Dukungan Terhadap Program Pendidikan Bupati Demi Mewujudkan Generasi Unggul dan Martabat ‎
Pemkab Bandung Optimistis Capai 100 Persen Kepatuhan Pelaporan Pajak Sebelum Rekonsiliasi Juni 2026
Diduga Aksi Berulang, Warga Kalbar Pertanyakan Ketegasan Aparat Tangani Dugaan Penipuan dan Tindak Kekerasan
Tinjau Lokasi SNT di Lae Saga, Kadisdik Subulussalam: Hanya 50 Daerah di Indonesia Dapat Program Ini
Tinjau Lokasi 20 Hektare, Wali Kota Subulussalam Bawa Tim Verifikasi Pusat ke Calon Lahan Sekolah Nasional Integritas di Lae Saga
Menanam Integritas Sejak Dini: KPK Luncurkan Panduan Pendidikan Antikorupsi untuk Sekolah
‎Perkebunan Astra Adakan Bakti Sosial di Aceh Singkil Berupa Donor Darah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:26 WIB

Kisah Pilu di Balik Pembongkaran Bangunan Liar Jalan Eyckman: Sri Pasrah Lapak 20 Tahun Rata dengan Tanah

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:08 WIB

‎PGRI Aceh Singkil Teguhkan Dukungan Terhadap Program Pendidikan Bupati Demi Mewujudkan Generasi Unggul dan Martabat ‎

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:14 WIB

Pemkab Bandung Optimistis Capai 100 Persen Kepatuhan Pelaporan Pajak Sebelum Rekonsiliasi Juni 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:06 WIB

Diduga Aksi Berulang, Warga Kalbar Pertanyakan Ketegasan Aparat Tangani Dugaan Penipuan dan Tindak Kekerasan

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:26 WIB

Tinjau Lokasi SNT di Lae Saga, Kadisdik Subulussalam: Hanya 50 Daerah di Indonesia Dapat Program Ini

Berita Terbaru