Kompas1.id
Bandung — Kemarau berkepanjangan mulai berdampak terhadap ketersediaan air baku di wilayah Bandung dan sekitarnya. Penurunan debit air baku terjadi di Intake Cikalong, yang berpotensi memengaruhi kelancaran pelayanan dan pengaliran air kepada masyarakat di Kota Bandung dan wilayah sekitarnya.
Kondisi tersebut dipengaruhi oleh musim kemarau yang berlangsung cukup panjang sehingga debit sumber air mengalami penurunan. Situasi ini menjadi perhatian karena ketersediaan air baku merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran distribusi air kepada masyarakat.
Sehubungan dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau untuk menggunakan air secara bijak dan mengutamakan pemanfaatannya untuk kebutuhan pokok. Penghematan air diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan air selama kondisi kemarau masih berlangsung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Masyarakat juga diminta untuk tidak menggunakan air secara berlebihan dan turut berperan dalam mengantisipasi dampak kemarau terhadap pelayanan air bersih.
Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kondisi debit air baku di Intake Cikalong serta dampaknya terhadap pelayanan pengaliran air kepada masyarakat akan disampaikan secara berkala sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan.
Masyarakat diharapkan dapat memahami kondisi tersebut dan bersama-sama melakukan penghematan air selama musim kemarau berkepanjangan.
ILHAM PIKOLO
KAPERWIL JAWA BARAT












