*Gerak Cepat Polsek Tanjung Raja Padamkan Karhutla di Tanjung Temiang, Kapolres Ogan Ilir Ingatkan Bahaya Membakar Lahan*

- Penulis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1. I’d, OGAN ILIR

Respons cepat kembali ditunjukkan jajaran Polres Ogan Ilir dalam mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Personel Polsek Tanjung Raja bersama personel BPBD bergerak melakukan pengecekan sekaligus upaya pemadaman titik api di Dusun IV RT 07, Desa Tanjung Temiang, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (22/8/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB tersebut dilakukan setelah terdeteksi adanya titik panas di kawasan tersebut. Sebanyak lima personel Polri bersama dua personel BPBD turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi api dan melakukan pemadaman.

Lokasi yang terbakar merupakan area semak belukar dengan luas lahan yang terdampak sekitar 0,5 hektare. Berdasarkan hasil pengecekan, lahan tersebut diketahui merupakan kawasan yang sebelumnya juga pernah mengalami kebakaran.

Petugas terus melakukan upaya pemadaman hingga sekitar pukul 16.00 WIB api berhasil dipadamkan. Setelah memastikan tidak terdapat lagi titik api yang membahayakan, personel tetap melakukan pemantauan dan bersiaga di sekitar lokasi.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H. mengapresiasi respons cepat personel di lapangan sekaligus menegaskan bahwa setiap titik api harus segera ditindaklanjuti agar tidak berkembang menjadi Karhutla yang lebih luas.

“Jangan sampai api kecil menjadi kebakaran besar. Setiap informasi mengenai titik api harus segera dicek dan ditangani. Kecepatan dan kesigapan personel di lapangan sangat penting untuk mencegah api meluas,” ujar AKBP Rizka.

Kapolres juga kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, termasuk untuk membuka maupun membersihkan lahan.

Baca Juga:  Tingkatkan Kualitas SDM Profesional Bupati Bandung Lepas Peserta Retreat ASN Gelombang Pertama

“Pertanyaannya, apakah kita mau mengambil risiko hanya karena ingin membersihkan lahan dengan cara membakar, sementara dampaknya bisa dirasakan banyak orang Mari kita pikirkan keselamatan bersama,” tegasnya.

Menurut Kapolres, asap akibat Karhutla tidak mengenal batas wilayah dan dapat mengganggu kesehatan, aktivitas masyarakat, serta lingkungan. Karena itu, pencegahan harus dilakukan bersama sejak dari tingkat desa.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan. Kalau melihat api, asap, atau aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan kepada petugas. Jangan menunggu api membesar,” imbaunya.

AKBP Rizka juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, BPBD, pemerintah desa, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi Karhutla.

“Pencegahan Karhutla adalah tanggung jawab kita bersama. Polri akan terus melakukan patroli dan pengecekan titik panas, tetapi kepedulian masyarakat menjadi bagian yang sangat penting,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Tanjung Raja AKP Sondi Fraguna, S.H., M.Si. mengatakan personelnya akan terus melakukan pemantauan di lokasi dan berkoordinasi dengan warga serta pemangku kepentingan terkait untuk memastikan tidak terjadi api susulan.

Dengan respons cepat dan koordinasi lintas sektor tersebut, api di lahan semak belukar Desa Tanjung Temiang berhasil dipadamkan dan situasi di lokasi hingga saat ini dalam keadaan aman dan kondusif.

Polres Ogan Ilir kembali mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan, karena mencegah Karhutla jauh lebih baik daripada harus menghadapi dampaknya.

Reporter : Reno. Sli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KADER HANURA APRESIASI LANGKAH TEGAS BUPATI KDS DEMI KENYAMANAN DAN KINERJA PEMKAB
Kejuaraan Karate Piala Bergilir Danrem 082/CPYJ Menjadi Wadah Pembinaan Bibit Unggul dan Pembentukan Karakter Bangsa
Api yang merayap di tanah perkampungan adat Lombok—seperti musibah yang melanda Kampung Adat Sade
PENYALURAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) (TAHUNG QNGGARAN 2026) DARI LOKASI DARI ALOKASI DANA DESA (DD) DESA KARAMAT MULYA, KECMATAN SOREANG, KABUPATEN BANDUNG, JAWA BARAT.
SNT 1 Subulussalam Ukir Sejarah: Fakhidah Elfida Sabet Emas Olimpiade Sains Tingkat Provinsi Aceh
Bus Sekolah SNT 1 Subulussalam Resmi Beroperasi, Fasilitasi Antar-Jemput Siswa,
Aktivitas Pagi di Stopan Immanuel, Perempatan Kopo, Selalu Dipadati Kendaraan
PERNYATAAN “MALAIKAT PUN MAKAN” DIMINTA DIKLARIFIKASI: BUDI RIZKIYANTO INGATKAN PEJABAT NEGARA AGAR BERHATI-HATI MEMBAWA TEOLOGI KE DALAM NARASI KEBIJAKAN
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 04:24 WIB

KADER HANURA APRESIASI LANGKAH TEGAS BUPATI KDS DEMI KENYAMANAN DAN KINERJA PEMKAB

Senin, 24 Agustus 2026 - 04:23 WIB

Kejuaraan Karate Piala Bergilir Danrem 082/CPYJ Menjadi Wadah Pembinaan Bibit Unggul dan Pembentukan Karakter Bangsa

Senin, 24 Agustus 2026 - 04:06 WIB

Api yang merayap di tanah perkampungan adat Lombok—seperti musibah yang melanda Kampung Adat Sade

Senin, 24 Agustus 2026 - 03:56 WIB

PENYALURAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) (TAHUNG QNGGARAN 2026) DARI LOKASI DARI ALOKASI DANA DESA (DD) DESA KARAMAT MULYA, KECMATAN SOREANG, KABUPATEN BANDUNG, JAWA BARAT.

Senin, 24 Agustus 2026 - 03:43 WIB

SNT 1 Subulussalam Ukir Sejarah: Fakhidah Elfida Sabet Emas Olimpiade Sains Tingkat Provinsi Aceh

Berita Terbaru