Kompas1.id
BANDUNG — Aktivitas transportasi darat di Kota Bandung semakin terlihat padat. Seiring dengan resmi dihentikannya operasional Terminal Cicaheum sebagai terminal keberangkatan bus antarkota, arus kendaraan dan penumpang kini semakin terkonsentrasi di Terminal Leuwi Panjang.
Kesibukan terlihat dari berbagai bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) yang melayani perjalanan dari berbagai wilayah di Pulau Sumatera hingga sejumlah kota di Jawa Timur. Terminal Leuwi Panjang menjadi salah satu titik penting bagi masyarakat yang hendak bepergian menggunakan transportasi bus jarak jauh.
Tidak hanya bus AKAP, aktivitas TMP (Trans Metro Pasundan/Trans Metro Bandung) juga turut mewarnai kesibukan transportasi masyarakat. Mobilitas penumpang dari berbagai kawasan menuju pusat Kota Bandung maupun sebaliknya terus berlangsung setiap hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan berpindahnya pusat aktivitas bus antarkota dari Cicaheum ke Leuwi Panjang, kawasan terminal kini menjadi semakin ramai. Penumpang dapat terlihat datang dan pergi untuk berbagai tujuan, sementara armada bus terus berdatangan dan diberangkatkan sesuai trayek masing-masing.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap transportasi umum masih sangat tinggi. Karena itu, pengelolaan Terminal Leuwi Panjang diharapkan terus ditingkatkan, baik dari sisi pelayanan penumpang, kenyamanan, keamanan, maupun pengaturan arus kendaraan.
Masyarakat berharap semakin berkembangnya aktivitas transportasi di Terminal Leuwi Panjang dapat diiringi dengan pelayanan yang semakin profesional, tertib, nyaman, dan terintegrasi, sehingga perjalanan masyarakat dari Sumatera hingga Jawa Timur maupun perjalanan dalam wilayah Bandung dapat berlangsung dengan aman dan lancar.
ilham PIKOLO
KAPERWIL JAWA BARAT













