LAMPUNG UTARA – KOMPAS1.id || Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara tak sekadar menyiapkan seremoni.
Tiga agenda ekonomi disiapkan untuk menyentuh langsung kebutuhan warga, mulai dari menekan beban belanja rumah tangga, menggerakkan UMKM, hingga membuka akses lapangan pekerjaan.
Melalui kolaborasi Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Pemkab Lampung Utara akan menggelar Pasar Murah, Gebyar UMKM dan Job Fair.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rangkaian kegiatan tersebut dipusatkan di halaman Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara.
Untuk Pasar Murah, pelaksanaannya dijadwalkan selama tiga hari, Rabu 12 Agustus hingga Jumat 14 Agustus 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Bukan sekadar menyemarakkan momentum kemerdekaan, kegiatan ini diarahkan menjadi stimulus ekonomi bagi masyarakat.
Pasar Murah menyasar kebutuhan pokok, Gebyar UMKM membuka ruang transaksi bagi pelaku usaha lokal, sementara Job Fair mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha.
Plt. Kepala Disperindag Kabupaten Lampung Utara, Hendri, mengatakan Pasar Murah merupakan bagian dari langkah pemerintah daerah menjaga keterjangkauan harga sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang meningkatnya aktivitas konsumsi pada momentum HUT Kemerdekaan RI.
“Pasar murah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga menjelang HUT Kemerdekaan RI ke-81,” ujar Hendri.
Sejumlah komoditas kebutuhan pokok akan tersedia dalam kegiatan tersebut, di antaranya beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, tepung terigu serta berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya.
Dengan harga yang diupayakan lebih terjangkau dibandingkan harga pasar, Pasar Murah diharapkan mampu memberikan ruang bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan beban pengeluaran yang lebih ringan.
Langkah tersebut juga diarahkan untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendukung upaya pengendalian inflasi daerah. Terlebih, momentum perayaan kemerdekaan berpotensi meningkatkan kebutuhan masyarakat terhadap sejumlah komoditas pangan.
UMKM Didorong Naik Kelas
Di sisi lain, Gebyar UMKM menjadi panggung bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan sekaligus menjual produk mereka secara langsung kepada masyarakat.
Kegiatan ini tidak berhenti pada promosi. Interaksi langsung antara pelaku usaha dan konsumen diharapkan mampu membuka pasar baru, meningkatkan transaksi dan omzet, sekaligus memperkuat keberadaan produk lokal Lampung Utara.
Semakin banyak produk lokal yang dikenal dan dibeli masyarakat, semakin besar pula peluang perputaran uang bertahan di daerah.
Gebyar UMKM juga menjadi momentum untuk mendorong pelaku usaha agar tidak hanya bertahan, tetapi terus memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produknya.
Job Fair Perpendek Jalan Pencari Kerja Sementara itu, Job Fair diarahkan menjadi jembatan langsung antara pencari kerja dan perusahaan maupun dunia usaha yang membutuhkan tenaga kerja.
Para pencari kerja dapat memperoleh informasi lowongan secara lebih terbuka, mengetahui kebutuhan tenaga kerja dari berbagai perusahaan, sekaligus melihat peluang pekerjaan yang tersedia tanpa harus mencari informasi secara terpisah.
Bagi pemerintah daerah, kehadiran Job Fair menjadi salah satu upaya mempertemukan potensi sumber daya manusia lokal dengan kebutuhan dunia usaha.
Dengan demikian, persoalan ketenagakerjaan tidak hanya dilihat dari sisi ketersediaan lapangan kerja, tetapi juga bagaimana akses masyarakat terhadap informasi dan peluang tersebut dapat diperpendek.Tiga Agenda, Satu Sasaran: Ekonomi Warga Bergerak
Jika Pasar Murah menyasar kebutuhan konsumsi masyarakat, Gebyar UMKM menggerakkan sektor usaha, dan Job Fair membuka akses pekerjaan, ketiganya memiliki satu benang merah: mendorong aktivitas ekonomi masyarakat Lampung Utara agar terus bergerak.Pasar Murah diharapkan membantu menjaga daya beli.
Gebyar UMKM mendorong transaksi dan pemasaran produk lokal. Sementara Job Fair memberikan peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan.
Pemkab Lampung Utara pun mengajak masyarakat memanfaatkan rangkaian kegiatan tersebut sesuai kebutuhan.
Masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok melalui Pasar Murah, membeli sekaligus mengenal produk-produk lokal dalam Gebyar UMKM, serta memanfaatkan Job Fair untuk mencari informasi dan peluang kerja.
Dengan pendekatan tersebut, peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Lampung Utara diharapkan tidak berhenti pada kemeriahan acara, tetapi meninggalkan dampak yang lebih konkret bagi masyarakat.
Pemerintah daerah berharap rangkaian kegiatan tersebut mampu memperkuat daya beli, memperluas pasar UMKM, membuka akses pekerjaan, sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan mendorong perputaran ekonomi di Kabupaten Lampung Utara.
Editor wep / Kompas1.id













