
– Kegiatan bertajuk “Ekologi Sastra” digelar di Senina Cafe, Desa Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, Senin (10/8/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Senja Berdiskusi, Malam Berekspresi: Merawat Alam melalui Sastra, dari Narasi Menuju Aksi Ekologis.”
Kegiatan tersebut digagas Ketua Konservasi Alam Aceh Singkil, Dio Fahmizan, bersama Ketua Panitia Nauval Efendi. Forum ini menjadi ruang diskusi dan ekspresi untuk membahas persoalan lingkungan melalui pendekatan sastra.
Sejumlah unsur lembaga hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya lembaga swadaya masyarakat (LSM), siswa, pegiat lingkungan, serta pemateri.
Dua pemateri yang hadir yakni aktivis lingkungan Kadaruddin dan Ustaz Irsadul Fikri. Keduanya memberikan pandangan mengenai persoalan lingkungan dari perspektif lingkungan dan keagamaan.
Dalam diskusi, sastra tidak hanya dipandang sebagai karya seni dan media narasi, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam.
Konsep kegiatan memadukan diskusi dengan ekspresi seni. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta terhadap berbagai persoalan ekologis sekaligus mendorong kepedulian terhadap lingkungan di sekitar.
Penyelenggara juga mendorong agar pesan-pesan yang disampaikan melalui sastra tidak berhenti sebagai narasi, tetapi dapat diwujudkan dalam bentuk kepedulian dan aksi nyata untuk menjaga lingkungan.
Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari sejumlah pihak yang tercantum dalam materi publikasi acara.
Reporter Sabri










