
8 Agustus 2026 — Gerakan menjaga kebersihan Sungai Cipalebuh di Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, terus berlanjut. Setelah sebelumnya sukses menggelar aksi bersih-bersih sungai, Relawan Garut Selatan bersama Forkopimcam Pameungpeuk dan seluruh unsur pentahelix kembali bergerak dengan langkah nyata untuk mencegah pencemaran berulang.
Kali ini, fokus diarahkan pada jembatan yang selama ini kerap dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab sebagai lokasi pembuangan sampah langsung ke aliran Sungai Cipalebuh. Sebagai langkah pencegahan sekaligus penutupan celah pelanggaran, dilakukan pemasangan pembatas (ram) di sisi kiri dan kanan jembatan, pemasangan lampu penerangan, serta pemasangan kamera pengawas (CCTV).
“Jembatan bukan tempat sampah! Sungai Cipalebuh harus kita jaga bersama,” menjadi semangat yang digaungkan dalam gerakan tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemasangan CCTV dan penerangan yang memadai juga menjadi bagian dari upaya membangun sistem pengawasan berbasis masyarakat. Dengan kondisi jembatan yang terang dan terpantau kamera secara terus-menerus, diharapkan tidak ada lagi pihak yang berani menjadikan jembatan sebagai akses mudah untuk membuang sampah atau limbah secara sembarangan ke sungai.
Gerakan ini bukan sekadar membersihkan aliran air, tetapi lebih jauh berupaya menumbuhkan perubahan perilaku di tengah masyarakat. Kolaborasi erat antara relawan, pemerintah kecamatan, unsur keamanan, serta masyarakat dan seluruh elemen pentahelix menunjukkan bahwa persoalan sampah tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja, melainkan memerlukan kepedulian dan kerja sama semua pihak.
Sungai Cipalebuh bukan tempat sampah. Jembatan bukan jalur pembuangan limbah. Kini, pengawasan diperketat dan perlawanan terhadap budaya buang sampah sembarangan resmi digaungkan dari Pameungpeuk!
Dari Pameungpeuk untuk Garut Selatan: Sungai Bersih, Lingkungan Sehat, Masa Depan Selamat!
(Laporan: Ridickpuad)








