
Warga di sekitar lokasi pembangunan Jalan Lintas Singkil – Ujung Bawang mengeluhkan dampak pekerjaan proyek yang dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat. Penggunaan alat berat dalam pengerjaan jalan disebut menyebabkan akses masuk ke rumah-rumah warga menjadi sulit dilalui, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan dan kerugian bagi masyarakat sekitar.
Keluhan warga tidak hanya terkait akses jalan yang terganggu, tetapi juga menyangkut instalasi PDAM yang hingga kini belum diperbaiki. Warga menyebutkan, gangguan pada jaringan air bersih telah terjadi sejak dilakukan pekerjaan ini, mulai kemarin dan sampai hari ini, Rabu 5 Agustus 2026, belum ada penanganan maupun perbaikan dari pihak terkait.
Kondisi tersebut membuat warga semakin kecewa, karena selain harus menghadapi sulitnya akses keluar masuk rumah, mereka juga terdampak oleh terganggunya layanan air bersih yang menjadi kebutuhan utama sehari-hari.
Masyarakat berharap pihak kontraktor pelaksana proyek tidak mengabaikan keluhan yang telah disampaikan. Warga meminta agar segera dilakukan langkah nyata untuk memperbaiki akses jalan yang terdampak pekerjaan, sekaligus menangani kerusakan instalasi PDAM secepat mungkin agar aktivitas warga dapat kembali.
Menurut warga, pihak kontraktor tidak akan merugikan warga, akan tetapi baru saja mengerjakan bangunan jalan tersebut sudah banyak warga mengeluh. setiap pelaksanaan proyek pembangunan seharusnya tetap memperhatikan kenyamanan, keselamatan, dan hak-hak masyarakat di sekitar lokasi pekerjaan. Karena itu, mereka meminta adanya tanggung jawab dan respons cepat dari pihak pelaksana agar dampak proyek tidak terus merugikan warga.
Warga juga berharap instansi terkait dapat turun tangan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek tersebut, sehingga setiap persoalan yang muncul di lapangan dapat segera ditangani dengan baik dan tidak berlarut-larut.
“Kami meminta pihak kontraktor jangan menyepelekan keluhan masyarakat. Akses jalan ke rumah kami terganggu, dan instalasi PDAM sampai sekarang belum juga diperbaiki. Kami berharap ada tindakan cepat,” ungkap salah seorang warga.
Dengan adanya keluhan ini, masyarakat berharap pihak kontraktor maupun instansi terkait segera memberikan perhatian serius dan mengambil langkah konkret demi mengurangi dampak pekerjaan proyek terhadap warga sekitar.
Reporter Sabri








