KOMPAS1.ID
Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkap dugaan kuat adanya pihak yang membekingi praktik peredaran Obat Keras Tertentu (OKT) di wilayah Kota Cimahi. Menurutnya, keberadaan perlindungan inilah yang membuat upaya penindakan terhadap tempat-tempat penjualannya belum berjalan maksimal.
Menyikapi hal itu, Dedi meminta seluruh jajaran pemerintahan maupun aparat terkait untuk tidak takut menghadapi pihak manapun yang diduga terlibat. Ia menegaskan bahwa keselamatan dan kesejahteraan masyarakat jauh lebih utama dibanding membiarkan praktik yang merusak generasi berlanjut begitu saja.
Pernyataan ini langsung menjadi sorotan luas di tengah masyarakat. Seluruh elemen kini menanti bukti nyata serta langkah tindak lanjut yang tegas dari pemerintah daerah dan penegak hukum demi membuktikan komitmen memberantas tuntas peredaran obat terlarang di Cimahi.
***
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT








