‎Nditak Matah dan Ndelabakh Manuk Harumkan Nama Aceh Singkil di Tingkat Nasional ‎

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎
Kuliner tradisional Aceh Singkil kembali mencuri perhatian di tingkat nasional. Dua hidangan warisan leluhur, Nditak Matah dan Ndelabakh Manuk, resmi ditetapkan sebagai wakil Provinsi Aceh dalam penilaian kuliner tingkat nasional yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) RI.
‎
‎Terpilihnya kedua kuliner tersebut menjadi pengakuan atas kekayaan budaya Aceh Singkil sekaligus hasil kolaborasi Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Singkil bersama BPS Kabupaten Aceh Singkil dalam mengangkat kuliner lokal sebagai identitas daerah.
‎
‎Ketua MAA Aceh Singkil, Zakirun Pohan, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah dari upaya panjang melestarikan kuliner tradisional agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi mendatang.
‎
‎”Alhamdulillah, dengan izin Allah serta bimbingan dan arahan dari MAA Aceh Singkil, menu Nditak Matah dan Ndelabakh Manuk terpilih menjadi wakil BPS Provinsi Aceh pada penilaian kuliner tingkat nasional di BPS RI,” ujar Zakirun, Selasa (4/8/2026).
‎
‎Ia menjelaskan, kedua hidangan itu sebelumnya diperkenalkan melalui demonstrasi memasak yang digelar MAA Aceh Singkil bersama Dharma Wanita Persatuan BPS Aceh Singkil pada pertengahan Juli lalu. Kegiatan tersebut tidak hanya menampilkan cara pengolahan, tetapi juga mengangkat sejarah, filosofi, dan nilai budaya yang terkandung dalam kedua kuliner tersebut.
‎
‎Bagi masyarakat Aceh Singkil, Nditak Matah dan Ndelabakh Manuk bukan sekadar makanan. Keduanya merupakan bagian dari tradisi adat yang disajikan dalam prosesi peletakan tiang pertama pembangunan rumah dan dipercaya secara turun-temurun dapat membantu memperlancar produksi ASI bagi ibu yang baru melahirkan.
‎
‎Sebagai langkah menjaga keaslian dan keberlanjutan warisan budaya, MAA Aceh Singkil juga telah mendaftarkan Nditak Matah dan Ndelabakh Manuk sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Kabupaten Aceh Singkil.
‎
‎”Terpilihnya dua kuliner ini menjadi wakil Aceh di tingkat nasional bukan hanya sebuah prestasi, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan identitas budaya Aceh Singkil kepada Indonesia sekaligus memperkuat upaya pelestarian warisan kuliner daerah,” pungkas Zakirun.
‎
‎Reporter Sabri

Baca Juga:  Meriahkan HUT RI, Kepala Desa Apresiasi Semangat Kebersamaan dalam Love You Fest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Sabtu, 26 September 2026 - 08:41 WIB

Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan

Berita Terbaru