Kompas1.id
Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak sekaligus menantang keberanian seluruh masyarakat untuk memanfaatkan kekuatan media sosial sebagai sarana kontrol sosial yang nyata. Ia mengundang warga mendokumentasikan serta menyebarkan informasi mengenai titik-titik peredaran obat terlarang yang selama ini beroperasi sembunyi-sembunyi dan merusak generasi penerus.
“Selamat pagi warga Jabar. Siapa yang bisa memposting, memberitahukan keberadaan warung-warung tramadol di media sosial, saya akan berikan hadiah. Ayo kita ramaikan media sosial kita dengan menayangkan mereka yang berdagang di Jawa Barat dan merusak moral anak-anak kita,” tegas Dedi yang akrab disapa KDM.
Langkah ini merupakan bukti nyata komitmen kuatnya menjadikan ruang digital sebagai alat perlawanan bersama untuk membongkar keberadaan bandar maupun pengedar yang sengaja menargetkan kalangan remaja. Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, diharapkan jaringan peredaran obat terlarang yang semula tertutup dapat terungkap seluruhnya dan segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.
—
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT








