Kota Bandung.Kompas1.Id.
* -Rapat Pleno penetapan Ketua Umum BBC periode 2026-2031 dipimpin oleh Ketua Bidang OKK *Aap Salapudin*, Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga dan LN *Syaiful Ramadlan*, dan Wakil Sekretaris Jenderal *Asep Riyadi*.
*Bagus Machdiantoro* terpilih sebagai Ketua Umum Komunitas Buah Batu Corps (BBC) periode 2026-2031 dalam rapat pleno yang berlangsung di Hotel Horison Bandung, *Pada Minggu,03 Agustus 2026*.
Usai rapat pleno, Bagus Machdiantoro ternyata sudah menyusun seluruh pengurus pusat pimpinan Komunitas BBC periode 2026-2031, dan saat itu juga langsung melakukan pelantikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sosok yang mengisi kepengurusan Komunitas BBC periode 2026-2031 adalah:
*Ketua Umum*: Bagus Machdiantoro
*Sekretaris Jenderal*: Irvan Barki Irawan
*Bendahara Umum*: Tubagus Ibnu Sabil
Adapun untuk posisi Ketua Bidang:
*OKK*: Aap Salapudin
*Hubungan Antar Lembaga dan LN*: Syaiful Ramadlan
*Ekonomi*: Billy Imam Subekti
*Hukum dan Hak Asasi Manusia*: R. Aji Rio Oktario
*Kesejahteraan Sosial*: Umar Rubiansyah
*Hankam*: Busban Iskandar
*Keagamaan*: Ust. Hendi Rustandi
Ketum BBC *Bagus Machdiantoro* mengucap rasa syukur sebesar-besarnya kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berterima kasih kepada seluruh rekan kerja karena telah dipercaya menjadi Ketua Umum Buah Batu Corps.
“Alhamdulillah, malam ini adalah malam pelantikan saya, setelah terpilih sebagai Ketua Umum periode 2026-2031. Tentunya saya akan membuat program, dan itu akan ditentukan dan ditetapkan dalam rapat kerja,” katanya.
“Insyaallah, kegiatan-kegiatan itu pasti akan bersentuhan dengan masyarakat, tentunya dalam kegiatan-kegiatan sosial, ya,” tambahnya saat ditanya program kerja dalam wawancara usai acara pelantikan.
Penasehat Komunitas BBC *Zulkifli Chaniago*, yang juga anggota DPRD Jabar menjelaskan, tiga pondasi penting yang harus selalu dipatuhi oleh siapapun anggota Komunitas BBC.
“Pertama harus hormat kepada senior. Kedua, nyaah ka junior. Dan yang ketiga, sesama kawan harus saling bela, kemanapun dan dimana pun harus selalu dibela,” ucap Zulkifli yang juga termasuk salah satu pendiri BBC.*Tim Liputan Hida Linggaraja/LS*














