Bukan Sekadar Hobi! Bonsai Day PPBI Buka Peluang Bisnis Menggiurkan di Alun-Alun Tarogong Kaler

- Penulis

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, kompas1.id
Kamis (30/7/2026) – Alun-Alun Tarogong Kaler mendadak menjadi magnet bagi para pecinta tanaman bonsai. Dalam upaya meningkatkan minat masyarakat terhadap seni dan budidaya bonsai, Pekumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) berkolaborasi dengan

Dinas Pariwisata serta Pemerintah Kecamatan Tarogong Kaler menghadirkan stan pameran bonsai yang menjadi ruang edukasi sekaligus ajang silaturahmi para penggemar bonsai.
Kegiatan tersebut bukan sekadar memajang tanaman berukuran mini dengan bentuk yang eksotis. Lebih dari itu, Bonsai Day digagas sebagai wadah untuk memperkenalkan dunia bonsai kepada masyarakat luas sekaligus membuka ruang diskusi, berbagi ilmu, bertukar pengalaman, hingga transaksi jual beli tanaman bonsai.

Deretan bonsai yang dipamerkan sukses mencuri perhatian masyarakat yang melintas maupun warga yang sengaja datang melihat langsung keunikan tanaman tersebut. Keindahan bentuk, karakter batang, akar, hingga proses pembentukan bonsai menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan antarpenggemar bonsai di Kabupaten Garut. Sebelumnya, para penghobi bonsai dari berbagai wilayah di Garut juga telah melakukan silaturahmi untuk membangun komunitas yang lebih solid sekaligus mendorong perkembangan bonsai sebagai salah satu potensi ekonomi kreatif
.
Iman, salah seorang yang terlibat dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa bonsai yang dipajang di Alun-Alun Tarogong Kaler merupakan milik H. Wawan. Menurutnya, kehadiran tanaman bonsai di ruang publik diharapkan mampu menarik perhatian masyarakat sekaligus memberikan pemahaman bahwa bonsai bukan hanya sekadar hobi.
“Bonsai yang dipajang di Alun-Alun ini milik H. Wawan. Kami ingin masyarakat mengenal bonsai lebih dekat. Bonsai bukan hanya tanaman untuk hobi, tetapi memiliki nilai ekonomi dan bisa memiliki nilai jual yang tinggi,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kades Darma Yadi Juharyadi Gelar Grak Jalan Santai Berhadiah Puluhan Juta Rupiah

Bagi sebagian masyarakat, bonsai mungkin masih dipandang sebagai tanaman hias biasa. Namun di balik bentuknya yang mungil, terdapat proses panjang yang membutuhkan ketelatenan, pengetahuan, kreativitas, dan kesabaran. Mulai dari memilih bahan, merawat akar dan batang, membentuk cabang, hingga menghasilkan karakter tanaman yang memiliki nilai estetika tinggi.
Melalui Bonsai Day, para penggemar tidak hanya berburu tanaman, tetapi juga dapat belajar langsung dari para penghobi yang telah memiliki pengalaman. Pengetahuan mengenai teknik perawatan dan pembentukan bonsai menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.

Kolaborasi PBBI dengan pemerintah dan unsur pariwisata ini juga diharapkan mampu membuka perspektif baru bahwa bonsai dapat menjadi bagian dari potensi ekonomi kreatif dan destinasi wisata berbasis komunitas di Kabupaten Garut.
Semangat para penggemar bonsai untuk terus berbagi ilmu dan pengalaman menjadi modal penting dalam mengembangkan dunia bonsai di Garut. Dari sebuah hobi, tumbuh menjadi komunitas; dari komunitas, berkembang menjadi peluang ekonomi.

Bonsai Day pun menjadi panggung untuk membuktikan bahwa tanaman mungil dapat menghadirkan nilai besar—bukan hanya dari sisi keindahan, tetapi juga dari sisi edukasi, persaudaraan, dan peluang bisnis.(ridickpuad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menjalit Ketulusan di Hari yang Penuh Berkah: Catatan Kecil dari Aksi Berbagi Lendeng N D’Gank Chapter Barat
Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Belajar Ekoteologi Air Hujan di Sekolah Air Hujan Banyu Bening.
Pemkot Bandung Kaji Penambahan Panic Button, Percepat Respons Darurat dan Tingkatkan Keamanan Ruang Publik
Bonsai Mengguncang Tarogong Kaler! PBBI Sulap Alun-Alun Jadi Pusat Edukasi, Silaturahmi hingga Ladang Bisnis Tanaman Bernilai Tinggi
Protes Pemadaman Listrik, Peternak Ayam di Palangka Raya Buang Bangkai Ayam Depan Kantor PLN
AKBP Arninsi Resmi Jabat Kapolres Lebak, Siap Lanjutkan Penguatan Kamtibmas dan Pelayanan Presisi
AKBP Arninsi Resmi Jabat Kapolres Lebak, AKBP Herfio Zaki Emban Tugas Baru di Polda Banten
DPRD Pesawaran Setujui Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:52 WIB

Menjalit Ketulusan di Hari yang Penuh Berkah: Catatan Kecil dari Aksi Berbagi Lendeng N D’Gank Chapter Barat

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:44 WIB

Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Belajar Ekoteologi Air Hujan di Sekolah Air Hujan Banyu Bening.

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:36 WIB

Pemkot Bandung Kaji Penambahan Panic Button, Percepat Respons Darurat dan Tingkatkan Keamanan Ruang Publik

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:17 WIB

Bonsai Mengguncang Tarogong Kaler! PBBI Sulap Alun-Alun Jadi Pusat Edukasi, Silaturahmi hingga Ladang Bisnis Tanaman Bernilai Tinggi

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:44 WIB

Protes Pemadaman Listrik, Peternak Ayam di Palangka Raya Buang Bangkai Ayam Depan Kantor PLN

Berita Terbaru