Dedi Mulyadi Tolak Wacana Kembalikan SPP Sekolah Negeri: Anggaran Cukup, Perbaiki Tata Kelola Saja

- Penulis

Senin, 20 Juli 2026 - 01:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan tegas tidak mendukung rencana pemberlakuan kembali Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) bagi siswa SMA dan SMK negeri di Jawa Barat. Menurutnya, kebutuhan operasional sekolah sudah cukup terpenuhi melalui Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) serta bantuan tambahan dari APBD Provinsi Jawa Barat.

Berdasarkan hasil evaluasi di sejumlah sekolah, anggaran yang ada saat ini masih mencukupi untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, sehingga tidak perlu lagi membebani orang tua dengan pungutan bulanan.

Kang Dedi justru menyoroti temuan dugaan penyimpangan penggunaan dana BOS pada APBD 2025 yang nilainya mencapai sekitar Rp4 miliar. Ia menegaskan, masalah utama bukanlah kekurangan dana, melainkan lemahnya tata kelola dan pemanfaatan anggaran yang harus segera dibenahi.

“Menghidupkan kembali SPP bukan solusi yang tepat. Saya khawatir penambahan iuran justru memunculkan masalah baru dalam pengelolaan keuangan sekolah,” ujarnya.

Ke depannya, Pemprov Jawa Barat akan fokus memperbaiki kualitas pendidikan melalui peningkatan sarana dan prasarana, seperti toilet bersih, tempat ibadah, hingga fasilitas olahraga, agar siswa bisa belajar dengan nyaman tanpa terbebani biaya tambahan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berusaha, Berdoa: Semboyan Pemimpin Subulussalam Wujudkan Kemajuan di Tengah Tantangan
Tanggapi Marak Kejahatan Jalanan, Gubernur Dedi Mulyadi Koordinasi Polda Jabar: Pasang Aparat Bersenjata di Titik Rawan
Salah Tulis Kota Jadi Kabupaten, CV Dara Karya Mandiri Didesak Aktivis Ganti Papan Proyek Yang Tak Akurat
Kejari Bogor Tahan ASN Pemkab Bogor Terkait Dugaan Korupsi RSUD Bogor Utara yang Rugikan Negara Rp9,17 Miliar
Polda Jabar Bongkar Judi Online Berkedok Live Streaming, 11 Tersangka Diamankan
Dua Bulan Operasi, Polres Garut Ungkap 13 Kasus Narkoba: 20 Tersangka dan Ratusan Paket Barang Bukti Diamankan
Korsleting Diduga Jadi Pemicu, Polri Sigap Tangani Kebakaran Tiga Rumah Kontrakan
Polisi Lakukan Pengecekan Tempat Kejadian Insiden Kebakaran Kendaraan di SPBU Jati Samarang
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:45 WIB

Berusaha, Berdoa: Semboyan Pemimpin Subulussalam Wujudkan Kemajuan di Tengah Tantangan

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:33 WIB

Tanggapi Marak Kejahatan Jalanan, Gubernur Dedi Mulyadi Koordinasi Polda Jabar: Pasang Aparat Bersenjata di Titik Rawan

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:57 WIB

Salah Tulis Kota Jadi Kabupaten, CV Dara Karya Mandiri Didesak Aktivis Ganti Papan Proyek Yang Tak Akurat

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:22 WIB

Kejari Bogor Tahan ASN Pemkab Bogor Terkait Dugaan Korupsi RSUD Bogor Utara yang Rugikan Negara Rp9,17 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:12 WIB

Polda Jabar Bongkar Judi Online Berkedok Live Streaming, 11 Tersangka Diamankan

Berita Terbaru