Tekan Biaya Politik dan Korupsi, KPK Usulkan Negara Sediakan Alat Peraga Kampanye

- Penulis

Senin, 20 Juli 2026 - 01:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusulkan agar negara mengambil peran lebih besar dalam pembiayaan kampanye pemilu, salah satunya dengan menyediakan Alat Peraga Kampanye (APK) bagi para peserta. Langkah ini bertujuan untuk memutus rantai risiko korupsi yang bermula dari tingginya biaya politik yang harus ditanggung kandidat.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan praktik korupsi yang dilakukan kepala daerah merupakan akibat dari berbagai faktor, mulai dari lemahnya integritas individu hingga celah kelemahan sistem. Oleh sebab itu, bantuan penyediaan APK dari negara dinilai efektif untuk meringankan beban pengeluaran kandidat selama masa kampanye.

Baca Juga:  Pelayanan Pajak Daerah Hadir di Hari Anak Nasional!

“Salah satu langkah yang diusulkan yakni memperbesar peran negara dalam pembiayaan kampanye, khususnya melalui penyediaan alat peraga kampanye bagi peserta pemilu,” ujar Budi dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (18/7).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain berpotensi mencegah lahirnya praktik korupsi, usulan ini juga diharapkan dapat menciptakan persaingan yang lebih setara dan adil di antara para kontestan pemilu.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BKD Jabar Ungkap DSDA Jadi OPD dengan Indikasi Transaksi Judi Online Terbanyak: 170 Pegawai Terlibat, Total Pemerintah Provinsi Capai Rp14 Miliar
Presiden Prabowo Terima Pengunduran Kepala BGN, Sudaryono Ditunjuk Sebagai Pengganti
Bupati Nanda Indira Serahkan Bantuan Bedah Rumah Baznas, Wujudkan Hunian Layak bagi Warga Kurang Mampu
Lumbung Mataraman DIY Salurkan Pembiayaan Produktif Rp9,17 Miliar bagi 120 Pelaku Usaha: Wujudkan Ekosistem Ekonomi dan Pangan Berkelanjutan
Bupati Hamartoni Nyatakan Dukungan Penuh, Siap Hadiri Pelantikan HMI Lampung Utara
Tanggapi Marak Kejahatan Jalanan, Gubernur Dedi Mulyadi Koordinasi Polda Jabar: Pasang Aparat Bersenjata di Titik Rawan
Kepala Bapenda Kabupaten Bandung Hadiri Rakor Bulanan: Bupati Tekankan Tata Kelola Adaptif dan Fokus Layanan Serta Kesiapan Musim Kemarau
Pemeriksaan APBD 2025: Temuan Penyimpangan Dana BOS Capai Rp4 Miliar, Pengelolaan Jadi Sorotan Utama
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:22 WIB

BKD Jabar Ungkap DSDA Jadi OPD dengan Indikasi Transaksi Judi Online Terbanyak: 170 Pegawai Terlibat, Total Pemerintah Provinsi Capai Rp14 Miliar

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:08 WIB

Presiden Prabowo Terima Pengunduran Kepala BGN, Sudaryono Ditunjuk Sebagai Pengganti

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:34 WIB

Lumbung Mataraman DIY Salurkan Pembiayaan Produktif Rp9,17 Miliar bagi 120 Pelaku Usaha: Wujudkan Ekosistem Ekonomi dan Pangan Berkelanjutan

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:10 WIB

Bupati Hamartoni Nyatakan Dukungan Penuh, Siap Hadiri Pelantikan HMI Lampung Utara

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:33 WIB

Tanggapi Marak Kejahatan Jalanan, Gubernur Dedi Mulyadi Koordinasi Polda Jabar: Pasang Aparat Bersenjata di Titik Rawan

Berita Terbaru