Aceh Singkil kompas1.id
Antrean panjang kendaraan mewarnai pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU 14237447, Jalan Bahari, Desa Pulo Sarok, Kabupaten Aceh Singkil. Masyarakat setempat dilaporkan rela mengantre sejak pagi hingga sore hari demi mendapatkan pasokan BBM yang sempat mengalami kendala distribusi.
Guna memastikan situasi tetap kondusif dan arus lalu lintas di sekitar lokasi berjalan tertib, kapores Aceh Singkil AKBP Joko Triyono SIK. MH., melalui Kapolsek Singkil, Iptu Akhirullah, mengerahkan personelnya untuk melakukan pengamanan ketat. Salah satu personel yang diterjunkan adalah Aipda Bambang, S.H., yang bertugas mengawal proses pengisian agar berjalan lancar dan mencegah terjadinya gesekan antar warga di lokasi.
Amsari, selaku Pengawas SPBU 14237447, menjelaskan bahwa penumpukan kendaraan ini dipicu oleh kendala teknis dari Depot Medan. Hal tersebut mengakibatkan keterlambatan pengiriman serta adanya pengurangan kuota pasokan ke SPBU setempat dalam beberapa waktu terakhir.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Kendala terjadi karena keterlambatan pasokan dari pusat (Medan) dan pengurangan kuota pengiriman,” ujar Amsari saat dikonfirmasi.
Meski demikian, pihak SPBU membawa kabar baik bagi masyarakat. Terhitung sejak tanggal 13 Juli, pasokan BBM dilaporkan telah kembali normal sesuai dengan jumlah permintaan SPBU Pulo Sarok. Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik. Kami sedang berupaya maksimal agar kondisi kembali normal 100 persen secepatnya. Saat ini pengiriman sudah mulai sesuai dengan permintaan kami,” tambah Amsari.
Berkat kesiapsiagaan personel Polsek Singkil di lapangan, proses penyaluran BBM di tengah antrean panjang tersebut terpantau tetap aman, tertib, dan terkendali.
Reporter Sabri














