# **Ekspor Perdana 2026! Karya Warga Binaan Lapas Garut Tembus Pasar Barcelona, Spanyol**

- Penulis

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

**Garut Kompas 1.id * –
Lapas Kelas IIA Garut kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui program pembinaan kemandirian. Sebanyak **563 unit coir shade (rajut sabut kelapa)** hasil karya warga binaan berhasil diekspor ke **Barcelona, Spanyol**, dalam ekspor perdana Lapas Garut pada tahun 2026.

Proses loading atau pengangkutan produk ke dalam kontainer dilaksanakan pada **Kamis (9/7)** mulai pukul 08.00 hingga 14.30 WIB. Ekspor ini merupakan hasil kolaborasi antara Lapas Garut dengan **PT. Coir Indonesia Global** sebagai mitra pembinaan dan pemasaran produk warga binaan.

Adapun produk yang diekspor terdiri dari **355 unit Coir Shade Diagonal ukuran 300 x 400 cm**, **150 unit Fergola ukuran 200 x 300 cm**, serta **58 unit Fergola ukuran 100 x 300 cm**, sehingga total mencapai **563 unit** yang dipersiapkan selama satu bulan melalui proses produksi di bawah pendampingan dan pengawasan instruktur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Lapas Kelas IIA Garut, **Rusdedy**, menyampaikan bahwa keberhasilan ekspor perdana tahun 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa program pembinaan kemandirian mampu menghasilkan produk yang memiliki daya saing hingga pasar internasional.

> “Ekspor perdana tahun 2026 ini merupakan kebanggaan bagi kami sekaligus motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus berkarya. Pembinaan di Lapas Garut tidak hanya berorientasi pada pembentukan karakter, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan yang bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global. Kami berharap keberhasilan ini menjadi langkah awal untuk memperluas pasar ekspor produk karya warga binaan di masa mendatang,” ujar Rusdedy.

Baca Juga:  Lampung Siap Jadi Kekuatan Pangan Nasional, Gubernur Libatkan ISPI Perkuat Sektor Peternakan

Sementara itu, Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Garut, **Asep Supriatna**, menjelaskan bahwa seluruh proses produksi dilakukan dengan mengedepankan kualitas agar memenuhi standar yang dipersyaratkan oleh pasar internasional.

> “Selama kurang lebih satu bulan, warga binaan didampingi secara intensif oleh instruktur dalam setiap tahapan produksi, mulai dari proses pengerjaan hingga quality control. Hasil penjualan produk ini memberikan manfaat nyata melalui sistem bagi hasil bersama mitra, pemberian premi kepada warga binaan sebagai bentuk penghargaan atas hasil kerja mereka, serta memberikan kontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP),” jelas Asep.

Keberhasilan ekspor ini menjadi wujud nyata pembinaan yang produktif sekaligus mendukung program akselerasi pembinaan kemandirian di lingkungan pemasyarakatan. Melalui sinergi dengan dunia usaha, Lapas Garut terus berkomitmen menciptakan warga binaan yang memiliki keterampilan, produktif, dan siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya.

Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen Lapas Garut dalam menghadirkan pembinaan yang berdampak, membuka peluang ekonomi baru, serta membuktikan bahwa karya warga binaan mampu bersaing dan diterima di pasar internasional.

Humas Lapas Kelas llA Garut – Wa Ratno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sri Sultan Hamengku Buwono X Kunjungi Petilasan Pangeran Mangkubumi di Sragen: Lestarikan Sejarah Tanpa Menjauhkan Masyarakat
IPDN Beri Penghargaan kepada ABPEDNAS atas Kontribusi dalam Tata Kelola Pemerintahan Desa
Wargi Kabupaten Bandung! Gerakan Indonesia ASRI Digaungkan, Bupati Dadang Ajak Rutin Korve Setiap Selasa dan Jumat
Pangdam XXI/RI Kawal Ketahanan Pangan di Tubaba, Pulang ke Kotabumi Dianugerahi Gelar Adat ‘Raja Satria Negara’
Anggaran Sewa Kendaraan Dinas Rp19,95 Miliar, Wali Kota Tangsel: Lebih Efisien daripada Beli Baru
Koperasi Merah Putih Desa Celak Gununghalu Berdiri Mepet di Tepi Jurang
BUMDES Sumber Makmur Lampung Utara Gelar Program Ketahanan Pangan, Usaha Ayam Petelur Berjalan Positif
Silaturahmi Akbar PPPK Paruh Waktu Harapkan Pengakuan dan Perhatian Pemerintah
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:34 WIB

Sri Sultan Hamengku Buwono X Kunjungi Petilasan Pangeran Mangkubumi di Sragen: Lestarikan Sejarah Tanpa Menjauhkan Masyarakat

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:00 WIB

IPDN Beri Penghargaan kepada ABPEDNAS atas Kontribusi dalam Tata Kelola Pemerintahan Desa

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:46 WIB

Wargi Kabupaten Bandung! Gerakan Indonesia ASRI Digaungkan, Bupati Dadang Ajak Rutin Korve Setiap Selasa dan Jumat

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:23 WIB

Pangdam XXI/RI Kawal Ketahanan Pangan di Tubaba, Pulang ke Kotabumi Dianugerahi Gelar Adat ‘Raja Satria Negara’

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:14 WIB

Anggaran Sewa Kendaraan Dinas Rp19,95 Miliar, Wali Kota Tangsel: Lebih Efisien daripada Beli Baru

Berita Terbaru