Aksi Damai di Lapas Kotabumi, TRINUSA Desak Bersihkan Dugaan Praktik Narkoba, HP Ilegal dan Pungli

- Penulis

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA – KOMPAS1.ID || Puluhan massa Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Triga Nusantara Indonesia (TRINUSA) Kabupaten Lampung Utara menggelar aksi damai di depan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabumi, Kamis (2/7/2026).

Dalam aksi tersebut, massa mendesak Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan Lapas Kotabumi, termasuk mencopot Kepala Lapas dan Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP).

Tuntutan itu disampaikan menyusul masih adanya dugaan berbagai pelanggaran di dalam lapas, mulai dari peredaran telepon genggam ilegal, praktik penipuan daring bermodus love scamming, pungutan liar hingga penyalahgunaan narkoba yang dinilai telah berlangsung dalam waktu lama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami meminta Kalapas dan KPLP dicopot dari jabatannya. Mereka harus bertanggung jawab atas berbagai persoalan yang terus mencoreng citra Lapas Kotabumi, seperti dugaan peredaran HP ilegal, penipuan online, pungli dan narkoba yang selama ini disinyalir masih terjadi di dalam lapas,” tegas Ketua DPC TRINUSA Lampung Utara, Imausah, saat menyampaikan orasi.

Menurut Imausah, persoalan serupa bukan hanya terjadi di Lapas Kotabumi, tetapi juga menjadi masalah di berbagai lembaga pemasyarakatan di Indonesia. Namun karena TRINUSA berada di Lampung Utara, pihaknya memilih memulai gerakan pengawasan dari Lapas Kotabumi.

Ia menegaskan, lembaga pemasyarakatan semestinya menjadi tempat pembinaan bagi warga binaan agar kembali menjadi pribadi yang lebih baik, bukan justru menjadi ruang munculnya berbagai tindak kejahatan.

“Yang kami inginkan sederhana, jangan sampai lapas menjadi tempat berkembangnya praktik narkoba, penipuan online, penggunaan HP ilegal maupun pungli. Kalapas, KPLP beserta seluruh jajaran harus mampu menertibkan persoalan tersebut sehingga ke depan tidak lagi terulang,” ujarnya.

Baca Juga:  Ketua SPRI dan FKBN Lampung Utara Hadiri HUT RI ke-81 di Pondok Pesantren Al-Hiro

Selain menyampaikan kritik, TRINUSA juga menawarkan kerja sama dalam bentuk pengawasan sosial dan pembinaan. Organisasi tersebut menyatakan siap terlibat apabila dibutuhkan guna mendukung upaya perbaikan tata kelola Lapas Kotabumi.

Menanggapi tuntutan tersebut, Kepala Lapas Kelas IIA Kotabumi, Tomi Elyus, menyambut positif aksi yang dilakukan TRINUSA. Menurutnya, kontrol sosial dari masyarakat merupakan bagian penting dalam mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang transparan dan akuntabel.

“Kami justru mengapresiasi kontrol sosial yang dilakukan TRINUSA. Setelah audiensi tadi, kami sepakat akan membuka ruang bagi mereka untuk melihat langsung progres pembenahan yang sedang dilakukan di Lapas Kotabumi,” kata Tomi.

Ia menegaskan pihaknya berkomitmen memberantas tiga pelanggaran utama di dalam lapas, yakni peredaran telepon genggam ilegal, pungutan liar dan narkoba.

“Saya siap jika Lapas Kotabumi diaudit maupun diperiksa. Kami terus melakukan pembenahan. Beberapa pekan lalu, bersama Polres Lampung Utara kami juga berhasil mengungkap kasus yang melibatkan narkoba. Itu menjadi bukti bahwa pemberantasan terus kami lakukan,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut hasil audiensi, pihak Lapas dan TRINUSA bersepakat membentuk tim pemantauan bersama. Melalui kerja sama tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengetahui perkembangan pembenahan di dalam lapas secara terbuka.

“Kami tidak ingin ada anggapan bahwa apa yang terjadi di balik tembok lapas tertutup dari pengawasan publik. Jika memang ada kemajuan, kami berharap TRINUSA juga menyampaikannya secara objektif kepada masyarakat,” tutup Tomi.

Sumber: LSM Trinusa

Editor wep / Kompas1.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PERNYATAAN “MALAIKAT PUN MAKAN” DIMINTA DIKLARIFIKASI: BUDI RIZKIYANTO INGATKAN PEJABAT NEGARA AGAR BERHATI-HATI MEMBAWA TEOLOGI KE DALAM NARASI KEBIJAKAN
PEMERINTAH KECAMATAN BELITANG HILIR HADIR TEGUH, JAGA KEBERSIHAN & KETERTIBAN RUAS JALAN SIMPI MEDIA
FORTAL Nusantara Bantu APH Amankan Terduga Pengedar Obat Terlarang di Setu
Tim Gabungan Polres Way Kanan Ringkus Pelaku Pencurian Sawit hingga ke Jakarta Timur
KWITANSI INFAQ Rp.2.075.000 BEREDAR, MAN 1 BANDUNG DIDUGA LAKUKAN PUNGLI.
TERTANGKAP TANGAN PENGEDAR OBAT KERAS TRAMADOL SISTEM COD DI CILEDUG, 10 BUTIR DIAMANKAN
‎*Rumah di Tangerang Dibobol, Pencuri Diduga Masuk Lewat Jendela Kamar*
Hutri Randa Terpilih Pimpin DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh Periode 2026–2031
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:43 WIB

PERNYATAAN “MALAIKAT PUN MAKAN” DIMINTA DIKLARIFIKASI: BUDI RIZKIYANTO INGATKAN PEJABAT NEGARA AGAR BERHATI-HATI MEMBAWA TEOLOGI KE DALAM NARASI KEBIJAKAN

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:08 WIB

PEMERINTAH KECAMATAN BELITANG HILIR HADIR TEGUH, JAGA KEBERSIHAN & KETERTIBAN RUAS JALAN SIMPI MEDIA

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:50 WIB

FORTAL Nusantara Bantu APH Amankan Terduga Pengedar Obat Terlarang di Setu

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Tim Gabungan Polres Way Kanan Ringkus Pelaku Pencurian Sawit hingga ke Jakarta Timur

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:41 WIB

KWITANSI INFAQ Rp.2.075.000 BEREDAR, MAN 1 BANDUNG DIDUGA LAKUKAN PUNGLI.

Berita Terbaru