Gubernur Dedi Mulyadi Gelar Sayembara Rp250 Juta untuk Tangkap Buronan Kasus Penyekapan Sadis di Bandung

- Penulis

Selasa, 23 Juni 2026 - 03:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
BANDUNG — Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengumumkan sayembara berhadiah senilai Rp250 juta bagi siapa saja yang dapat memberikan informasi akurat dan terpercaya mengenai keberadaan Taufik Hidayat, terduga pelaku kasus penyekapan dan penganiayaan berat terhadap seorang perempuan di wilayah Bandung. Langkah ini diambil untuk mempercepat penangkapan pelaku yang hingga saat ini masih berstatus buronan.

Pengumuman tersebut disampaikan setelah Dedi Mulyadi secara langsung melihat kondisi korban yang menderita luka-luka parah akibat dugaan penyiksaan yang dilakukan dalam kurun waktu yang cukup lama. Ia menilai perbuatan tersebut sangat keji, melanggar hak asasi manusia, dan tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.

“Saya sangat geram melihat apa yang dialami korban. Tindakan ini sangat biadab dan tidak berperikemanusiaan. Oleh karena itu, kami buka sayembara ini agar masyarakat turut membantu aparat kepolisian mencari keberadaan pelaku,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui kebijakan ini, masyarakat diajak untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Informasi yang disampaikan harus dapat dipertanggungjawabkan dan mengarah langsung pada penemuan serta penangkapan pelaku. Dedi menegaskan bahwa hadiah sebesar Rp250 juta akan diserahkan kepada pihak yang memberikan keterangan yang terbukti benar dan efektif membantu aparat mengamankan Taufik Hidayat.

Baca Juga:  ‎Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menyatakan akan memberikan dukungan penuh bagi proses penanganan medis dan pemulihan kondisi korban. Sementara itu, jajaran kepolisian terus memperluas penyelidikan dan melakukan pengejaran secara intensif ke berbagai lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku.

Gubernur menyampaikan keyakinannya bahwa dengan dukungan masyarakat dan kerja keras aparat, pelaku akan segera ditangkap dan dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasus ini telah menyita perhatian publik secara luas, memicu harapan agar korban segera mendapatkan keadilan dan pelaku tidak dapat lepas dari jerat hukum.

DAYU STRAWROCK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Margaasih Gelar Patroli Presisi dan KRYD Antisipasi C3 dalam Ops Jaran Lodaya 2026*
‎Baitul Mal Aceh Singkil, Buka Pelatihan Komputer Gratis
Maulana Tegaskan Laporan Pengeroyokan di Polda Jambi Bukan Laporan Palsu
Danrem 072/Pamungkas dan Panitia Mandiri Jogja Marathon Klarifikasi Insiden di Lintasan, Kesalah pahaman Berhasil Diselesaikan.
TERUMBU KARANG DAN IKAN HIAS MENJADI DAYA TARIK WISATA BAHARI PULAU BANYAK
‎Bupati Aceh Singkil Sampaikan Terima Kasih kepada Gubernur Aceh atas Dukungan Pembangunan Jalan Kuala Baru dan Ujung Bawang
‎Ketua Lembaga MAA Aceh Singkil Zakirun Pohan menyampaikan dukungannya terhadap penataan Dapil Singkil Subulussalam DPRA 2029
Keluar dari Rutan, Kuasa Hukum Roy Suryo Tolak Gunakan Baju Tahanan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 03:15 WIB

Gubernur Dedi Mulyadi Gelar Sayembara Rp250 Juta untuk Tangkap Buronan Kasus Penyekapan Sadis di Bandung

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:24 WIB

Polsek Margaasih Gelar Patroli Presisi dan KRYD Antisipasi C3 dalam Ops Jaran Lodaya 2026*

Senin, 22 Juni 2026 - 13:48 WIB

‎Baitul Mal Aceh Singkil, Buka Pelatihan Komputer Gratis

Senin, 22 Juni 2026 - 11:52 WIB

Maulana Tegaskan Laporan Pengeroyokan di Polda Jambi Bukan Laporan Palsu

Senin, 22 Juni 2026 - 09:39 WIB

Danrem 072/Pamungkas dan Panitia Mandiri Jogja Marathon Klarifikasi Insiden di Lintasan, Kesalah pahaman Berhasil Diselesaikan.

Berita Terbaru