Kompas. 1. Id.
Ketua DPD Al-Hidayah Kabupaten Bandung, Hj. Aisyah Hudaya, S.Ag, didampingi Sekretaris DPD Al-Hidayah Kabupaten Bandung, Yasri Yusniarti, S.I.Kom, menghadiri kegiatan Tabligh Akbar dalam rangka Ihtifalussanawi ke-58 Pondok Pesantren Yamisa Soreang, yang digelar pada Sabtu malam, 20 Juni 2026, di lingkungan Pondok Pesantren Yamisa, Soreang, Kabupaten Bandung.
Kegiatan dihadiri para ulama, tokoh masyarakat, santri, serta jamaah dari berbagai wilayah tersebut, berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Acara menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat peran pesantren dalam membina generasi yang berakhlakul karimah.
Pada kesempatan tersebut, KH. Yayan Hasuna Hudaya, M.M.Pd, selaku Pimpinan Pondok Pesantren Yamisa Soreang, menyampaikan tausiyah dan pemaparan mengenai perjalanan panjang pesantren yang telah menginjak usia ke-58 tahun. Ia menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai keislaman, pendidikan, dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pesantren harus terus menjadi pusat pendidikan, dakwah, dan pembinaan umat yang mampu melahirkan generasi berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar KH. Yayan Hasuna Hudaya di hadapan ribuan jamaah yang hadir.
Selain KH. Yayan Hasuna Hudaya, kegiatan Tabligh Akbar juga menghadirkan sejumlah mubaligh dan tokoh agama, di antaranya KH. Heri Haris Mawardi, KH. Da’i Farid Mahmud (Kang Dafa), KH. Didong Kemal Mukti, KH. Hasanuddin, serta KH. Wildan Hidayat.
Kehadiran jajaran DPD Al-Hidayah Kabupaten Bandung menjadi bentuk dukungan terhadap syiar Islam dan penguatan peran lembaga pendidikan pesantren dalam membangun masyarakat yang religius, maju, dan berdaya saing.
Acara berlangsung hingga malam hari dengan rangkaian tausiyah, doa bersama, serta silaturahmi antara ulama, tokoh masyarakat, dan para jamaah yang hadir.
Jurnalis : Dhany. TH














