MAHASISWA TRISAKTI TOLAK UU POLRI DAN DESAK SUPREMASI SIPIL

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Aksi “Tritura Kembali” di depan DPR, soroti kebijakan nasional

JAKARTA, 19 Juni 2026 – Ratusan mahasiswa Universitas Trisakti menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jumat sore. Selain mengangkat isu ekonomi, mereka juga menyoroti persoalan supremasi sipil sebagai bagian dari gerakan bertajuk “Tritura Kembali”.

Dalam orasi dan tuntutannya, mahasiswa secara tegas menolak Undang-Undang Kepolisian Negara Republik Indonesia (UU Polri). Mereka juga mendesak pemerintah segera membebaskan para tahanan politik serta menghentikan segala bentuk tindakan represif dari aparat keamanan terhadap warga yang menyampaikan aspirasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, massa juga menyuarakan penolakan terhadap sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dinilai tidak berpihak pada kesejahteraan masyarakat luas. Bagi mereka, penguatan supremasi sipil menjadi syarat utama agar demokrasi di Indonesia dapat berjalan sehat dan terjaga.

Aksi dimulai dari kawasan Tugu 12 Mei Reformasi Trisakti sebelum bergerak menuju lokasi aksi. Sementara itu, aparat kepolisian menerapkan pengamanan secara situasional dan mengimbau warga menghindari ruas jalan sekitar lokasi untuk kelancaran lalu lintas.

Baca Juga:  Aksi Pemalangan Kantor Desa Saluta, Kecamatan Galela Utara Menuai Sorotan Publik. Kades di Desak Ambil Sikap.

Pandangan Berimbang: Perlu Evaluasi atau Dipertahankan?

Pertanyaan apakah UU Polri dan kebijakan pemerintah perlu dievaluasi memunculkan dua pandangan yang berbeda

Pihak yang mendukung evaluasi

Berpendapat bahwa aturan harus terus disesuaikan agar tidak melanggar hak asasi manusia dan kebebasan sipil.
Menilai transparansi dan dampak nyata PSN perlu diperjelas agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
Mengingat semangat reformasi, kekuasaan aparat harus tetap diawasi agar tidak disalahgunakan.

Pihak yang mempertahankan kondisi saat ini

Berargumen UU Polri diperlukan untuk memberikan landasan hukum yang jelas bagi aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum.
Menyatakan PSN bertujuan untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Mengingat bahwa setiap kebijakan memiliki proses pembahasan dan revisi yang dapat dijalankan melalui jalur hukum dan lembaga perwakilan.

Kedua pandangan ini menunjukkan bahwa kebijakan publik memang membutuhkan ruang dialog yang terbuka, agar setiap keputusan yang diambil dapat menyeimbangkan antara keamanan negara, kepentingan umum, dan hak-hak warga negara.

Aris aristio

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUMAH MILIK IBU IDA di Desa Cinengah Ludes Terbakar Tidak Ada Korban Jiwa
GEMPUR PEREDARAN MIRAS, POLSEK MARGAASIH SITA 35 BOTOL DI DUA TITIK
OTORITER! KADISHUB KUNINGAN MOCHAMAD NURDIJANTO, SH DIDUGA MUTASI SEPIHAK STAF 30 TAHUN PENGABDIAN*.
KOPDARGAB ROAD TO JURAGAN MOTOFEST VOL.
Ketua KONI Resmi Buka Kejuaraan Yosilat, Dorong Lahirnya Bibit Atlet Pencak Silat Berprestasi
LENDENG FAST RESCUE HARMONISKAN AKSI KEMANUSIAAN DAN LINGKUNGAN DI KONSERVASI FAIR 2026
Polda Jabar Ungkap 352 Kasus Kejahatan Jalanan, Musnahkan 25 Ribu Miras dan 9.124 Knalpot Non-Standar
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:46 WIB

RUMAH MILIK IBU IDA di Desa Cinengah Ludes Terbakar Tidak Ada Korban Jiwa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:29 WIB

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:44 WIB

OTORITER! KADISHUB KUNINGAN MOCHAMAD NURDIJANTO, SH DIDUGA MUTASI SEPIHAK STAF 30 TAHUN PENGABDIAN*.

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:42 WIB

KOPDARGAB ROAD TO JURAGAN MOTOFEST VOL.

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:12 WIB

Ketua KONI Resmi Buka Kejuaraan Yosilat, Dorong Lahirnya Bibit Atlet Pencak Silat Berprestasi

Berita Terbaru