HARTA MENTERI PARIWISATA MELONJAK NYARIS Rp1 TRILIUN, KINI CAPAI Rp6,3 TRILIUN

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
JAKARTA, 19 Juni 2026 – Harta kekayaan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dilaporkan mengalami lonjakan drastis mendekati angka Rp1 triliun. Kini, total kekayaan yang dimiliki pejabat tersebut tercatat mencapai angka fantastis, yaitu Rp6,3 triliun. Angka itu menempatkannya sebagai salah satu menteri dengan kekayaan terbesar di kabinet saat ini.

Kenaikan nilai harta yang terjadi dalam waktu relatif singkat itu mencuri perhatian publik, apalagi terjadi di tengah kondisi masyarakat yang masih berjuang menghadapi tekanan inflasi dan kenaikan harga kebutuhan pokok sehari-hari.

Pertanyaan pun muncul di tengah masyarakat: dari mana sumber kenaikan harta yang mencapai hampir Rp1 triliun itu? Apakah ini merupakan hasil dari usaha dan pengabdian yang sah selama menjabat, atau justru memunculkan pertanyaan baru terkait transparansi dan akuntabilitas kekayaan pejabat negara?

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di satu sisi, tidak ada larangan bagi pejabat negara untuk memiliki harta kekayaan yang besar, selama sumbernya jelas, sah, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Namun di sisi lain, lonjakan yang sangat signifikan ini memicu rasa ingin tahu sekaligus kekhawatiran warga. Masyarakat berharap ada penjelasan terbuka sehingga tidak menimbulkan dugaan negatif.

Baca Juga:  *Negara Untuk Masyarakat:*

Sementara itu, warga juga membandingkan kondisi tersebut dengan kenyataan di lapangan. Pelaku usaha pariwisata di berbagai daerah mengaku masih berjuang memulihkan usahanya, dengan pendapatan yang belum sepenuhnya kembali seperti sedia kala. Hal ini memunculkan pandangan yang beragam, apakah pertumbuhan harta sang menteri sejalan dengan perkembangan sektor pariwisata secara keseluruhan atau hanya terjadi pada diri pejabat semata.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Kementerian Pariwisata atau pejabat bersangkutan terkait rincian sumber kekayaan dan penyebab lonjakannya. Masyarakat menantikan penjelasan yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

Bob Hariawan
Kabiro Kota Bandung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GEMPA MAGNITUDO 6,2 GUNCANG PARIGI MOUTONG SULAWESI TENGAH, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI
Ketua DPR RI Puan Maharani: RUU Perampasan Aset Masih Terbuka Terima Masukan Masyarakat
HARI KEMERDEKAAN RI KE-81: SEMOGA BANGSA KITA SEMAKIN JAYA
Mengapa Negeri Muslim Justru Rentan Korup? Sebuah Refleksi Integritas dan Sistem
Mulai 17 Agustus, Balik Nama Sertifikat Tanah Ditargetkan Selesai Maksimal 10 Hari Kerja
Pembatasan Subsidi Pertalite: Kelompok Mampu Siap-Siap Gigit Jari
Skilau Mewah di Balik Bayang-Bayang: Skandal Berlian US$57 Juta Guncang Vietnam
BGN Temukan 414 Rekening SPPG Bermasalah, Rp311,2 Miliar Dana MBG Berhasil Dikembalikan ke Kas Negara
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:08 WIB

GEMPA MAGNITUDO 6,2 GUNCANG PARIGI MOUTONG SULAWESI TENGAH, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 02:03 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani: RUU Perampasan Aset Masih Terbuka Terima Masukan Masyarakat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:25 WIB

HARI KEMERDEKAAN RI KE-81: SEMOGA BANGSA KITA SEMAKIN JAYA

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:00 WIB

Mengapa Negeri Muslim Justru Rentan Korup? Sebuah Refleksi Integritas dan Sistem

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:31 WIB

Mulai 17 Agustus, Balik Nama Sertifikat Tanah Ditargetkan Selesai Maksimal 10 Hari Kerja

Berita Terbaru